Sebuah Truk Nyaris Terbakar di KMP Raja Rakata Bakauheni

Pelabuhan Bakauheni

LAMPUNG – Sebuah truk tronton  nyaris terbakar di lambung Kapal Motor Penumpang (KMP) Raja Rakata saat akan berangkat dari dermaga III Pelabuhan Bakauheni  Lampung Selatan Provinsi Lampung menuju Pelabuhan Merak Banten.
Truk kosong asal Palembang Sumatera Selatan tujuan Jakarta tersebut naik KMP Raja Rakata dan berada di dek 1 namun tiba tiba pada bagian mesin mengeluarkan asap. Sontak para Anak Buah Kapal (ABK) KMP Raja Rakata bergerak cepat dengan menyemprotkan alat kimia serbuk kering dalam tabung.
“Sudah kami semprot dengan pemadam kebakaran serbuk kimia kering untuk melokalisir asap dan ternyata tak menimbulakan api,”ungkap Hasan Kepala Cabang PT Jemla selaku pemilik KMP Raja Rajakata saat ditemui di KMP Raja Rakata Sabtu (6/6/2015).
Menurutnya truk tronton kosong berwarna hijau  berukuran sekitar 9 meter tersebut  nyaris terbakar akibat korsleting listrik pada bagian body kendaraan tersebut.
Berdasarkan pengakuan sang sopir, Nana (35) saat itu dirinya sedang mengecek pengapian yang ada di atas kendaraan miliknya tiba tiba api memercik dari body kendaraan sehingga sempat menimbulkan kepanikan dari kru kapal.
“Di darat mobil sempat saya cuci terus saya cek bagian accu namun tiba tiba seperti terbakar dan untungnya segera disemprot dengan pemadam api,” ungkap Nana.
Akibat kejadian tersebut puluhan penumpang pejalan kaki dan penumpang di atas kendaraan yang berada di dek KMP Raja Rakata sempat mengalami kepanikan dan beberapa kendaraan sempat dijauhkan dari truk tronton warna hijau tersebut.
Bahkan mobil pemadam kebakaran milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP) Bakauheni sempat dikerahkan menjuju dermaga III Pelabuhan Bakauheni meskipun api sudah bisa dilokalisir.
Aktifitas KMP Raja Rakata di dermaga III Pelabuhan Bakauheni akhirnya dilanjutkan melakukan pelayaran menuju Pelabuhan Merak Banten. Sementara itu truk tronton yang nyaris terbakar sempat akan dikeluarkan dari kapal namun setelah dilakukan pengecekan keamanan akhirnya diperbolehkan ikut pelayaran menggunakan KMP Raja Rakata.
Dari pantauan, KMP Raja Rakata terlihat memuat puluhan kendaraan truk,bus, kendaraan pribadi dan kendaraan roda dua serta puluhan penumpang pejalan kaki.
Berdasarkan data di Kantor Otoritas Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni hari ini sebanyak 23 kapal Roll On Roll Off (Roro) dioperasikan. Sementara itu sebanyak 6 dermaga dioperasikan dengan pengalihan di dermaga I ke dermaga VI karena sedang dalam tahap perbaikan.
——————————————————-
Sabtu, 6 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...