Sumber Protein Sehat ala Tahu Organik Pelangi dari Malang

Tahu Organik Super Pelangi
MALANG – Selain tempe, tahu juga merupakan salah satu makanan berbahan kedelai yang cukup mudah di temukan dipasar-pasar terutama pasar tradisional di Indonesia. Tahu biasanya oleh kebanyakan masyarakat dijadikan sebagai lauk untuk makan. Tahu bisa menjadi sumber protein nabati yang baik bagi tubuh manusia karena terbuat dari kedelai. 
Umumnya kedelai yang digunakan untuk membuat tahu berasal dari kedelai biasa atau kedelai anorganik. Namun tidak demikian dengan tahu yang di produksi oleh Rudik Setiawan (31) salah satu pengusaha tahu dari Malang. Dia menggunakan kedelai Organik sebagai bahan baku pembuatan tahunya. 
Saat menyambangi pabrik tahunya yang berada di Desa Klampok RT IV/RW II Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, dan bertemi dengan salah satu karyawannya, Basori yang menceritakan, Rudik mulai merintis usaha tahunya sejak tahun 2004. 
“Namun pada saat itu tahu yang diproduksi Rudik belum berupa tahu organik,” ujarnya.
Rudik mulai mencoba memproduksi tahu organik pada tahun 2007 dengan merek “Tahu Organik Pelangi”. Meskipun usianya masih terbilang cukup muda, namun Rudik sudah menjadi Juragan Tahu.
Basori menjelaskan bahwa proses pembuatan tahu organik tidak berbeda dengan proses pembuatan tahu pada umumnya, yang membedakan hanya pada bahannya saja yang berasal dari kedelai organik dengan kualitas yang baik. 
Untuk membuat tahu, proses pertama yang dilakukan adalah merendam kedelai selama kurang lebih dua jam yang kemudian langsung dilanjutkan pada proses pencucian dan penggilingan. Kedelai yang sudah digiling kemudian direbus hingga mendidih dua kali dan kemudian disaring untuk memisahkan pati dengan ampasnya.
Ampasnya sendiri biasanya di jual ke peternak di daerah Purwosari sebagi pakan ternak. Setelah proses penyaringan, kemudian dilanjutkan pada proses pengasaman atau pemberian air cuka dan didiamkan selama beberapa menit hingga pati mengendap dan menggumpal seperti Tahwa. Setelah mengendap kemudian air cuka dibuang dan tahu dicetak berdasarkan ukuran yang diinginkan, jelas Basori. Di butuhkan waktu 25-30 menit dari proses awal hingga mejadi tahu dan dapat menghasilkan 100 bungkus tahu organik dalam sekali masak.
Untuk pemasaran tahu organik Pelangi kebanyakan masih didaerah Malang seperti Singosari, Belimbing, Kebalen, Kedung Kandang, Kepanjen, Sumber Pucung dan dua hari sekali mengirim tahu organik ke Surabaya. Untuk harganya sendiri cukup terjangkau yaitu Rp. 2.000,- per bungkus dengan berat 323 gram.
Rudik tidak hanya menjual Tahu Organik saja, tetapi juga menjual tahu biasa, tahu goreng atau tahu gembos dan tahu kuning. Untuk tahu kuning proses pembuatannya sama, yang membedakan hanya setelah menjadi tahu, tahu kemudian direbus kembali dengan menggunakan Kunir sebagai pewarna.

——————————————————-
Sabtu, 6 Juni 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...