Tanaman Terserang Patek, Petani Cabe Alami Gagal Panen

Tanaman cabe yang terserang penyakit
CENDANANEWS (Malang) – Petani cabe di daerah Tumpang Kabupaten Malang kebanyakan merugi akibat gagal panen. Hal tersebut dikarenakan tanaman cabe merah terserang penyakit cacar (Patek/Antraknosa). 
Patek atau antraknosa merupakan salah satu penyakit tanaman yang sering kali menyerang tanaman cabe. Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Colletrotichum sp. dan Gloesperium sp. Jika kelembapan tinggi maka penyakit patek bisa lebih cepat menyebar.
Menurut Yono salah satu petani cabe keritng susah sekali untuk mengendalikan penyakit patek ini. Jika satu tanaman cabe sudah terkena penyakit ini maka dalam sekejap bisa menular ke tanaman lainnya.
“Penyakit patek tersebut menyerang tananam cabe petani, termasuk tanaman saya,” ujarnya di Malang, Kamis (4/6/2015).
Tanaman cabe keriting yang ditanam di atas tanah seluas 500 meter persegi hampir semua tanamannya terserang penyakit patek. Namun karena harga cabe murah, penyakit tersebut dibiarkan.
“Dulu masih sering saya semprot dengan obat, tapi beberapa minggu ini saya biarkan karena sekarang harga cabe keriting murah hanya Rp. 7.000,- per kilonya sedangkan harga obatnya lebih mahal daripada harga cabe”,ujarnya. 
Dia berencana untuk mengganti tanaman cabe dengan seperti yang juga dilakukan petani lainnya didaerah tersebut.
Menurut Yono hampir semua petani cabe yang ada disini mengganti tanaman cabenya denga jagung manis, sayuran atau dengan mentimun.
Yono mengaku, dulu waktu harga cabe mahal, cabe keriting miliknya belum bisa di panen, paling mahal dia pernah menjual cabenya dengan harga Rp. 12.000,- per kilo, itupun hanya sekali. 
“Sekarang harga cabe juga semakin murah, jadi mau saya ganti saja dengan mentimun,” akunya.

——————————————————-
Kamis, 4 Juni 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...