Terkait Panglima TNI, Jokowi Diminta Lanjutkan Tradisi

Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya
JAKARTA – Jendral Moeldoko yang akan memasuki masa pensiun, pada 1 Agustus 2015 membutuhkan pengganti, dan DPR berharap Jokowi sudah menyerahkan nama calon Panglima TNI pada Juni 2015 agar calon yang diajukan dapat mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan. 
Selain itu, Jokowi diminta tetap menerapkan tradisi bergilir dalam memilih panglima TNI. Tradisi itu dapat menjaga hubungan harmonis antara AD, AL maupun AU.
Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR, Tantowi Yahya bahwa penggiliran jabatan panglima di tiga matra TNI sebagai tradisi yang baik. Harapan dia agar Jokowi melanjutkan tradisi itu.
“Kami berharap penggiliran dilanjutkan. Tradisi ini membuat TNI kondusif,” kata Tantowi di Jakarta Selasa (9/6/2015).
Menurutnya, masih banyak masalah yang dihadapi TNI. Seperti, pengadaan dan perawatan alat utama sistem persenjataan sampai masalah sengketa tanah di daerah. 
“Masalah itu hanya bisa diselesaikan bila kondisi internal TNI solid. Sekarang sudah solid, akan menganggu kalau tradisi ini diganti,” Tutupnya.
Bila tradisi penggiliran jabatan tetap berjalan, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriyatna ddigadangkan paling berpeluang mengganti Moeldoko.
——————————————————-
Selasa, 9 Juni 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...