Terminal Bayangan Macetkan Sejumlah Ruas Jalan di Ruteng NTT

Kondisi Terminal Bayangan di  Perempatan Toko Pasifik Ruteng

FLORES – Fenomena terminal bayangan kini semakin menjadi-jadi di sejumlah ruas jalan Kota Ruteng, Flores, NTT. Aleks, seorang warga yang ketika diwawancarai sedang menunggu angkutan ke Kakor mengakui, hal ini sudah menjadi biasa selama beberapa tahun terakhir di ibukota Kabupaten Manggarai tersebut.
“Sepertinya sudah tidak menjadi masalah. Sopir memang selalu menurunkan penumpangnya di sini dan kami tinggal ikut saja,” tuturnya di Perempatan Toko Pasifik, Kamis (25/06/2015).
Aleks sebenarnya tidak setuju jika keadaan seperti ini terus berlanjut. Dirinya mengakui senang jika ada orang yang mau mengangkat persoalan ini dan membicarakannya dengan otoritas terkait.
Robby, seorang warga asal Desa Jaong, juga menuturkan hal yang sama. Pasalnya, di ruas jalan depan Perempatan Pasifik, kemacetan selalu terjadi setiap hari pada jam-jam tertentu. “Jalan baru kosong kalau mobil-mobil sudah keluar sekitar pukul 12.00 ke atas,” ungkapnya, Kamis (25/06/2015).
Pantauan CND, kemacetan selalu terlihat di perempatan depan Toko Pasifik dan perempatan depan Gereja Protestan. Demikian pula di ruas jalan depan Toko Nugi Indah dan Pasar Puni.
“Perempatan depan Toko Pasifik jadi tempat parkir angkutan ke Cancar, Jaong, Rentung, Golowelu, Kakor, Beo Kina dan Ketang,” kata Don Barus, warga asal Rentung, Kamis (25/06/2015).
Sedangkan perempatan depan Gereja Protestan, kata dia, menjadi markas parkir angkutan kota menuju Terminal Carep dan Karot. Kemudian ruas jalan di depan Toko Nugi Indah menjadi terminal bayangan bagi sejumlah angkutan arah Reo.
“Sementara ruas jalan di depan Pasar Puni menjadi tempat perhentian angkutan menuju Iteng, Poco Leok dan Papang,” ungkap Don menerangkan.
Kepala Dinas Perhubungan, Informatika dan Komunikasi Kabupaten Manggarai, hingga berita ini disiarkan, belum memberikan tanggapan terkait dengan hal ini. Dirinya belum berhasil ditemui CND setelah beberapa kali disambangi di ruang kerjanya. 
——————————————————-
KAMIS, 25 Juni 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Fotografer : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...