Warga Maluku Tenggara Keluhkan Tiket Mahal Dua Maskapai

Landasan Pacu [net]

AMBON – Masyarakat di Maluku Tenggara merasa dirugikan dengan kenaikan harga sepihak yang dilakukan dua Maskapai di daerah tersebut yang salah satunya maskapai “plat merah”. Dari harga normal Rp.600.000 hingga Rp.700.000 bisa melejit menjadi Rp 1,7 juta per penumpang.
“Selama ini harga tiket biasanya Rp 600.000 hingga Rp 700.000, tapi terkadang dinaikkan hingga Rp 1,7 juta,” ungkap salah satu warga Kota Tual dan Kota Ambon, Farid yang kerap menggunakan jasa dua penerbangan tersebut.
Dikatakan, apabila ada kunjungan tamu dari luar, atau ada kegiatan di Kota Tual atau dua maskapai penerbangan tersebut terkesan seenaknya saja menaikkan harga tiket.
Atas kenaikan harga tiket tanpa ada informasi jelas ke calon penumpang dua penerbangan itu, sebagian masyarakat Maluku Tenggara kini resah dan kesal. Utamanya lagi bagi para pendatang yang hendak ke Kota Tual Kabupaten Maluku Tenggara. 
Pasalnya, dengan harga tiket yang terkadang melejit hingga mencapai Rp 1,7 juta per penumpang tersebut, dikarenakan rute/tujuan penerbangan dari Tual ke Ambon membuat penumpang kini pikir-pikir untuk naik maskapai penerbangan.
“Jarak Kota Tual dan Kota Ambon sangat dekat. maskapai tersebut malah menjual tiket per orang hingga Rp 1,7 juta. Ini sangat tidak masuk akal. Untuk itu kami meminta pihak terkait segera memanggil manajemen maskapai untuk dimintai penjelasan. Bagi kami kenaikan harga tiket ini sepihak,” ungkapnya.
——————————————————-
Jumat, 5 Juni 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...