Warga Tanggamus Lampung Butuhkan Fasilitas Penampungan Air

LAMPUNG – Warga di Desa Gisting Atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus masih menggunakan air dari Gunung Tanggamus untuk keperluan sehari hari. Bahkan air yang masih cukup bagus tersebut dimanfaatkan untuk keperluan mandi serta mencuci warga di kawasan tersebut.
Menurut salah satu warga meskipun air yang diambil cukup jernih namun masyarakat masih memiliki kendala dalam fasilitas penampungan air bersih tersebut. Salah satu warga Gisting, Sobri (45) berharap ada instansi yang mau memperhatikan fasilitas tersebut.
“Air memang cukup bagus namun kondisi bak bak penampungan tersebut kini sudah cukup memprihatinkan apalagi sudah dibangun beberapa tahun lalu,”ungkap Sobri kepada media CND Senin(29/6/2015).
Ia bahkan mengungkapkan untuk menyalurkan air dari sumber mata air warga terpaksa menggunakan bambu sebagai penyalur air. Oleh warga bak penampungan air yang sudah berlumut dan rusak di beberapa bagian tersebut msih tetap digunakan akibat tak adanya fasilitas penampungan air yang lebih reoresentatif.
Sementara warga lain Subakir (45) mengungkapkan kondisi tersebut sudah terjadi beberapa tahun lalu dan air bersih tersebut digunakan untuk beberapa warga. Warga yang tak memiliki bak penampungan air di rumah masing masing masih menggunakan ember serta bak plastik besar sebagai penampungan.
“Kami masih menggunakan bak penampungan untuk keperluan mencuci, masak karena di sini kami tak memiliki sumur,”ungkap Subakir.
Fasilitas bak penampungan yang bisa digunakan untuk warga sekitar sangat diperlukan terutama untuk fasilitas kamar mandi serta wc umum. Selain itu keterbatasan biaya mengakibatkan masyarakat belum bisa mengganti fasilitas penampungan air dari bambu dengan menggunakan pipa paralon.
Dari pantauan CND kebutuhan air bersih sebagian besar warga di kaki Gunung Tanggamus masih memanfaatkan sumber mata air dari kaki Gunung Tanggamus. Bahkan lahan pertanian yang ditanami sayur mayur serta tanaman pertanian lain.
——————————————————-
SENIN, 29 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...