Warisan Budaya Bumi Sekala Brak Lampung Barat dalam PKB XXXVII Denpasar


CENDANANEWS (Denpasar) — Sanggar Setiwang Kabupaten Lampung Barat turut memeriahkan Pesta Kesenian Bali XXXVII 2015 dalam Pawai Budaya di lapangan Margarana Renon, Denpasar.
Konsep pawai budaya perwakilan masyarakat Lampung Barat ini mengangkat konsep Kerajaan Lampung dalam tatanan kehidupan masyarakat sehari-hari, lengkap dengan singgasana raja.
Sanggar seni tradisional pimpinan Cik Den Hamdan ini sudah berdiri sejak dua puluh tahun yang lalu. Dan sampai sekarang masih eksis demi mempertahankan kesenian-kesenian warisan para leluhur kabupaten Lampung.
” seni tradisional merupakan warisan budaya yang amat erat ikatannya dengan tatanan hidup kemasyarakatan daerah tersebut. Jadi kami wajib menjaga dan melestarikan kesenian tradisi lampung,” Jelas Cik Den Hamdan kepada CND di sela-sela Pawai Budaya.
Dengan kekuatan 50 orang seniman, Bumi Sekala Brak Lampung Barat siap memperkenalkan kepada khalayak Bali dan Mancanegara mengenai kesenian dan budaya masyarakat lampung.
” kami senang, berterima kasih, dan mengapresiasi sedalam-dalamnya atas kesempatan partisipasi di PKB XXXVII. Seniman-seniman Bali luar biasa, mereka tidak sombong dan sangat ramah,” sambung Cik Den Hamdan sekaligus menutup pembicaraan. (Miechell)
Lihat juga...