Aktivitas Buruh Angkut Pelabuhan Labuan Bajo Terusik Calo Penumpang

Pelabuhan Labuan Bajo
CENDANANEWS (Flores) – Sistem pengelolahan Pelabuhan Kelas III Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores, NTT, belum cukup menjamin kenyamanan kerja para buruh angkut muatan kapal yang berlabuh di dermaga tersebut. Hal tersebut dikarenakan para calo penumpang, masih dibiarkan bebas masuk wilayah kerja mereka setiap kali kapal penumpang berlabuh.
Seorang buruh pelabuhan, Gaba Waja kepada CND mengakui, dirinya selama ini bersama para buruh pelabuhan lain benar-benar merasa terusik dengan aksi para calo penumpang kapal tersebut.
“Mereka setiap kali kapal masuk pelabuhan selalu langsung masuk jemput penumpang di kapal. Kami jadinya seringkali berebutan barang lagi dengan mereka,” keluhnya kecewa di Labuan Bajo, Senin (06/07/2015).
Dengan bebasnya para calo penumpang mengambil langsung barang penumpang di dalam kapal, Gaba khwatir, bisa merusak citra kerja dia dan kawan-kawannya selaku buruh angkut muatan kapal. Potensi kecurian barang penumpang sangat mungkin terjadi di Pelabuhan Laut Labuan Bajo.
Pria asal Desa Jaong, Kecamatan Satarmese ini mengakui, dirinya selaku buruh pelabuhan selalu merasa memiliki tanggung jawab besar terhadap keamanan barang para penumpang kapal yang berlabuh di Pelabuhan Laut Labuan Bajo.
“Pernah dulu ada calo penumpang yang berusaha bawa kabur barang penumpang di pelabuhan ini. Waktu itu, kami untungnya dapat dia. Sehingga dapat diamankan,” kenang Gaba diamini beberapa sesama buruh pelabuhan lain.
Gaba berharap, gangguan keamanan kerja mereka di Pelabuhan Laut Labuan Bajo bisa segera diatasi. Akan tetapi, dirinya tidak tahu, entah bagaimana hal itu bisa terwujud. “bagusnya bagaimana, tidak tahu lagi. Ya, mau tidak mau, terpaksa kita kerja saja seperti biasanya selama ini,” ungkapnya pasrah.
——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Fotografer : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...