Alih Fungsi Jalan Jadi Pasar Dadakan Dikeluhkan Banyak Pihak

Pasar Dadakan
CENDANANEWS (Bogor) – Perubahan fungsi jalan menjadi Bazar Pasar Rakyat Ramadhan mendapat keluhan dari banyak kalangan, diantaranya  Ketua Front Pemuda Muslim Maluku  dan warga sekitar serta pengguna jalan.
Ketua Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) DPD kabupaten Bogor, Bahri Warhangan menyesal dengan Pemerintah daerah terkait, bazar pasar malam ini seharusnya Bukan ditempat seperti gini.
“Jalan raya tidak boleh dipakai dan  digunakan untuk berdagang, namanya juga jalan, ya jalan itu milik umum, bukan untuk berdagang,” Ujar Bahri Kepada CendanaNews di Cibinong, Senin (06/07/2015) Malam.
Bahri mengaku sudah mengetahui pasar tersebut mendapat izin dari Muspika setempat. Namun, atas izin muspika tersebut tidak bisa dijadikan dasar untuk mengubah fungsi jalan.
“Surat permohonan izin ke Bupati Bogor dan sedang dikaji. seharusnya panitia tidak boleh dulu membuka Bazar pasar rakyat ramadhan tersebut karena belum diizinkan oleh Bupati,” tutupnya.
Sementara itu, salah seorang warga sekitar menyebutkan,  pasar dadakan sepanjang Jalan Raya Tegar Beriman, Pemda Cibinong, Bogor itu menutupi jalur Pengendara motor jalan raya.
Syam (25) yang tinggal di sekitar Perumahan Nanggewer indah mengaku, sangat terganggu dengan keberadaan pasar malam dadakan tersebut.
“Namanya juga jalan raya, tapi kenapa bisa dijadikan pasar. Kalau bisa di tempat lain dong jangan di jalan sini,” ujar dia.
Sebab keberadaan pasar ini , lanjut dia, lalu lintas dari arah Cibinong menuju ciuteurep macet total, tidak seperti biasanya.
Pantauan CendenaNews dilapangan, pasar tersebut dibangun menggunakan tenda berderet. Untuk menyewa tempat ini, pedagang harus mambayar sekitar Rp3 juta.
——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Fotografer : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...