Arus Balik di Bakauheni Mulai Menunjukkan Peningkatan

CENDANANEWS (Lampung) – Arus balik menggunakan jasa penyeberangan kapal ferry melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung mulai menunjukkan kenaikan. Arus balik yang terjadi pada hari kedua lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah tersebut terjadi setelah para pemudik merayakan lebaran di kampung halaman di Lampung dan sekitarnya.
Dari data rekapitulasi harian posko lebaran Pelabuhan Bakauheni kenaikan arus mudik penumpang pejalan kaki dan di dalam kendaraan dari Pulau Sumatera yang melalui Pelabuhan Bakauheni mengalami puncaknya pada H-5 (12/7) dengan jumlah penumpang diseberangkan sebanyak 39.949 orang. Sementara kenaikan puncak kendaraan roda empat terjadi pada hari yang sama dengan jumlah mencapai 4.523 unit kendaraan dan roda dua 1.310 unit.Jumlah trip kapal terbanyak terjadi pada H-2 lebaran (15/7) dengan jumlah mencapai 101 trip kapal. 
Sementara itu, dari data rekapitulasi harian posko lebaran Pelabuhan Merak tercatat arus mudik puncak lebaran terjadi pada H-4 dengan jumlah trip kapal Roll on Roll Off (Roro) mencapai 104 trip sementara pada hari hari sebelumnya hanya mencapai sekitar 95 hingga 98 trip. Sementara pada H-2 terjadi arus puncak mudik penumpang pejalan kaki dengan jumlah penumpang mencapai 127.389 orang yang diseberangkan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera.
Jumlah kendaraan baik kendaraan pribadi serta kendaraan jenis lain mencapai sekitar 12.114 unit, sementara itu kendaraan roda dua mencapai 14.562 penumpang diseberangkan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.
Dari pantauan media ini ratusan kendaraan berbagai jenis baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat mulai memasuki toll gate kendaraan demikian juga calon penumpang pejalan kaki yang memasuki loket pembelian tiket. Meskipun demikian belum terjadi antrian kendaraan di luar pelabuhan maupun di area parkir pelabuhan Bakauheni.
“Masih belum mengalami kenaikan signifikan namun sudah terlihat arus balik karena sebagian ada yang sudah kembali karena lebaran hari pertama di Sumatera kemudian ada yang mau berlebaran di Pulau Jawa sehingga sudah pulang,”ujar Dadang salah satu petugas di ASDP Bakauheni.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, media CND membandingkan data posko arus mudik tahun 2014 pada HH atau hari kedua lebaran pemudik yang balik dari Sumatera ke Pulau Jawa mencapai   mencapai 38.341 orang dengan perincian 7.160 orang penumpang pejalan kaki, 31.181  penumpang dalam kendaraan. Sementara pemudik dengan kendaraan roda dua mencapai 3.326 unit sementara kendaraan roda empat atau lebih mencapai 4.554 unit.
Trip puncak tahun ini mencapai 101 trip dari pelabuhan Bakauheni sementara tahun lalu mencapai 103 trip.
“Ada penurunan jumlah trip dan juga jumlah penumpang, namun saat arus balik belum diketahui pasti kapan akan terjadi puncak arus balik,”ungkap Manager operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PT ASDP) cabang Bakauheni Heru Purwanto di Bakauheni Sabtu(18/7/2015).
Berdasarkan data tahun 2014, heru mengungkapkan kenaikan arus puncak terjadi pada H+lebaran dimana jumlah penumpang total pada H+4 mencapai 115.122 orang baik penumpang pejalan kaki maupun penumpang di dalam kendaraan. Sementara itu kenaikan arus balik kendaraan roda dua terjadi pada hari yang sama H+4 mencapai 15.380 unit.
“Kita akan siapkan tenda tenda untuk para pemudik dengan menggunakan kendaraan roda dua untuk menghindari dari terik panas atau jika hujan,”ungkap Heru Purwanto.
Selain itu telah disiapkan sebanyak 49 kapal Roro di lintasan Selat Sunda dari Bakauheni ke Merak dan sebaliknya. Sementara itu fasilitas dermaga disiapkan sebanyak 7 unit dengan 6 Pelabuhan milik PT ASDP dan 1 infinity, loket penumpang sebanyak 8 loket, loket kendaraan sebanyak 8 unit, moveable brideg sebanyak 6 unit, gangway sebanyak 7 unit , side ramps ebanyak 4 unit.
“Kita juga siapkan area parkir yang bisa memuat sebanyak 3.610 unit kendaraan campuran di setiap dermaga,”ungjap Heru.
Kenaikan menurut Heru akan terjadi pada sore hingga malam hari karena pemudik lebih memilih perjalanan di sore menjelang malam hari karena lebih nyaman dari cuaca panas.

——————————————————-
SABTU, 18 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...