BI Yogyakarta Menyediakan Kas Keliling Untuk Penukaran Uang

Antian Penukaran Uang di Kulon Progo

CENDANANEWS (Kulon Progo) –  Mengantisipasi lonjakan permintaan serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan uang pecahan kecil. Bank Indonesia (BI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerjasama dengan perbankan menggelar fasilitas penukaran uang di luar kantor BI bagi warga di wilayah ini.
Layanan penukaran uang di luar kantor BI, bisa dilakukan di bank-bank yang ditunjuk dan kas keliling. Layanan ini dimulai dalam periode 18 Juni hingga 2 Juli 2015. Periode kedua pada 6 – 15 Juli 2015. 
Untuk periode 18 Juni hingga 2 Juli, BI akan menyediakan kas keliling di beberapa lokasi strategis di Yogyakarta sesuai dengan jadwal.
“Jadwal kas keliling periode 18 Juni hingga 2 Juli yaitu tanggal 22 Juni di Pasar Beringharjo, 24 Juni di Pasar Condongcatur, 29 Juni di Pasar Bantul, 1 Juli di Pasar Kranggan, 7 Juli di pasar Prambanan, 9 Juli di Pasar Wates dan 14 Juli di pasar Terban,” ujar Kepala BI Yogyakarta, Arief Budi Santoso.
Arief menuturkan, pada periode 6 – 15 Juli, penukaran uang pecahan bisa dilakukan setiap hari di kantor kecamatan Pakualaman, Kotamadya Yogyakarta, Kepatihan, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Gunung Kidul, Polda DIY, Polres Sleman, RSUP Dr. Sarjito, TVRI, Stasiun Tugu, Jogokaryan, Universitas Sanata Dharma dan pasar Temon Kulonprogo.
“Di kantor BI tetap bisa, tapi supaya tidak menumpuk kita buka juga diluar kantor” katanya.
Arief menjelaskan BI menyediakan uang pecahan mulai Rp.20 ribu hingga Rp.2.000. Khusus untuk pecahan Rp.1.000 BI menyediakan dalam bentuk koin. Layanan ini dimulai sejak pukul 08.30 hingga 12.00 Wib.
Seperti pantauan hari ini di komplek Pemda Kulon Progo (6/7/15) juga diadakan penukaran uang. Namun sayangnya waktu penukaran terlambat 1 jam. Penukaran mengunakan mobil Kas Bank BPD DIY. Selain itu para warga masyarakat yang antri, merasa sedikit keberatan. 
Dengan sudah di tentukanya besaran uang sebesar Rp 3,7juta per paket nya. Di tambah lagi stok uang, pada penukaran hari ini terlalu minim. Sehingga antrian masyarakat masih panjang dan di bawah terik matahari. Pada giliranya, sudah tidak mendapat bagian dan harus antri besok harinya. 
——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Mohammad Natsir
Fotografer : Mohammad Natsir
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...