BPBD Jawa Timur Terbitkan Surat Tanggap Darurat Kekeringan

Kepala BPBD Jatim, Sudarmawan [Foto: Charolin Pebrianti]
SURABAYA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menerbitkan surat ketetapan Jawa Timur status darurat bencana kekeringan. Hal tersebut menindaklanjuti informasi yang diterima Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Kita menerbitkan surat ketetapan Jawa Timur status darurat bencana kekeringan,”kata Kepala BPBD Jatim, Sudarmawan saat ditemui Cendana News di Kantor BPBD Jatim Jl. S. Parman 55 Sidoarjo, Rabu (29/7/2015).
Disebutkan, penerbitan tersebut merupakan hasil dari data yang dihimpun, dimana 23,58 persen wilayah di Jawa Timur darurat kekeringan. Dan pada bulan Juni sebanyak 541 desa mengalami kekeringan di 24 kabupaten kota. Sementara daerah yang paling kritis daerah pulau Madura dan Matraman.
Disebutkan, untuk mengurangi dampak kekeringan, BPBD memberikan bantuan sebanyak tiga kali seminggu. 
“Bantuan dilakukan berupa dropping air sebanyak 3 kali seminggu dengan sekali pengiriman 5000 liter. Hal ini dilakukan untuk sedikit membantu wilayah-wilayah krisis air,” sebutnya.
BPBD berjanji akan terus memantau daerah-daerah yang paling kritis dan memberikan bantuan suplai air secepatnya hingga musim kemarau berakhir. Menurut prediksi BMKG kemarau berakhir pada bulan November nanti.(Charolin Pebrianti)
Lihat juga...