Cukupi Kebutuhan Lebaran, Distribusi Elpiji 3 kg Diperbanyak

CENDANANEWS (Kulon Progo) – Kelangkaan gas elpiji 3 kg salah satu penyebabnya yakni buruknya distribusi dari agen ke pangkalan. Dan hal tersebut dinilai sangat merugikan masyarakat.
“Selama ini, buruknya distribusi elpiji menyebabkan kelangkaan dan mahalnya elpiji di kalangan masyarakat, khususnya di wilayah Perbukitan Menoreh seperti Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo dan Kokap,” kata Wakil Bupati, Sutedjo di Kulon Progo, Kemarin.
Namun demikian, ia menjamin pada libur lebaran nanti tidak akan terjadi kelangkaan atau kenaikan elpiji. 
“Kami sudah koordinasi dengan dengan agen supaya memperlancar distribusi elpiji ke pangkalan-pangkalan,” kata Sutedjo.
   
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag-ESDM) Kulon Progo, Niken Probo Laras mengatakan, pengguna elpiji tiga kilogram Kulon Progo pada Juni dan Juli 2015 mendapat tambahan kuota sebesar 10 persen atau setara dengan 23.000 tabung. 
Untuk pengguna elpiji 12 kilogram ditambah lima persen atau 163.936 tabung pada Juli. Selain itu, disediakan produk subtitusi yaitu Bright Gas dengan jaminan ketersediaan sesuai kebutuhan konsumen.
   
Ia mengatakan di Kulon Progo ada lima agen elpiji yakni PT Putra Pertam Jaya, CV Achmad Zein Kadir, PT Kerja Patra Mandiri, PT Bummy Harapan Umat, dan PT Telaga Madu. Jumlah pangkalan di Kulon Progo ada 231 pangkalan.
“Untuk mengoptimalkan ketersediaan stock elpiji di SPBU dan toko modern outlet 24 jam agar masyarakat tetap dapat mudah membeli  elpiji, khususnya di hari H Lebaran sebagai antisipasi kemungkinan pangkalan-pangkalan tutup atau libur,” kata Niken.
Diharapkan dengan adanya,ketersediaan gas elpiji ini,khususnya masyarakat Kulon Progo tidak panik,atas ketersediaan stok dari pemerintah. Pada ramadhan dan liburan hari raya.
——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Mohammad Natsir
Fotografer : CND
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...