Dishub LLAJ: Waspadai 13 Titik Rawan Macet di Jawa Timur

CENDANANEWS (Surabaya) – Puncak arus mudik akan menyebabkan kemacetan di titik-titik tertentu, tidak terkecuali di Jawa Timur. Dinas perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) mencatat 13 titik rawan macet.
Kepala Dishub LLAJ Jawa Timur, Wahid Wahyudi menyebutkan 13 titik rawan macet tersebut merata di Jawa Timur diantaranya pintu keluar surabaya.
“Sejak di pintu keluar Surabaya sudah ada titik kemacetan yang harus diwaspadai pemudik,” Jelas Wahid.
Di pintu keluar Surabaya, kemacetan terjadi di Simpang Medaeng, Kletek (Sidoarjo). Di kawasan selatan terjadi kemacetan lalu lintas di Purwosari-Karanglo-Kepanjen dan jalur Karanglo-Batu Malang.
“Di persimpangan Tol Gempol Pandaan juga rawan terjadi kemacetan karena terdapat Crossing U-turn di Taman Dayu. Kemudian, Pasar Lawang, Malang juga terjadi rawan kemacetan,” Terang Wahid.
Di kawasan barat, rawan kemacetan rutin terjadi di jalur Nganjuk-Madiun, tepatnya di Guyangan-Bogor-Saradan-Caruban. Menurut Wahid, di tempat ini terdapat empat perlintasan kereta api, tikungan dan tanjakan dan kepadatan lalu lintas dua jalur. Di Kediri, ada kemacetan di simpang tiga Mengkong yang terdapat perlintasan kereta api, jembatan menyempit dan deretan pedagang kaki lima.
“Ada lagi di simpang empat Kenanten yang terjadi kepadatan lalu lintas karena penyempitan Jalan,” jelasnya.
Kemudian di Jalur Pantura terdapat tiga lokasi rawan kemacetan yang menonjol seperti Tambak Boyo, Pasar Babat dan Duduk Sampeyan.
“Kalau di Wilayah Madura, ada dua titik yang diprediksi rawan macet, yaitu di Pasar Tanah Merah dan Blegah. Di tempat ini yang menjadi biang kemacetan adalah pasar tumpah,” terangnya.
——————————————————-
RABU, 15 Juli 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...