Fahri: Terkait Dana Aspirasi, Dewan hanya Menyampaikan Proposal

CENDANANEWS (Jakarta) – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, disetujui atau tidaknya Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) alias dana aspirasi tergantung eksekutif, karena Dewan hanya mengusulkan proposal dari masyarakat.
“Sekarang jatuh kepada mekanisme eksekutif. Jadi sudah jatuh ke mekanisme eksekutif. Kami hanya berupa menyampaikan usulan masyarakat saja,” kata Fahri di Jakarta, Kamis (02/07/2015).
Disebutkan, jadi atau tidaknya,  jatah Rp20 Milyar per anggota melihat dari keputusan Presiden yang akan memasukan kedalam usulan APBN 2016 atau tidak.
“Nantinya, jika usulan itu sesuai dengan APBN 2016 maka bisa dilanjutkan,”katanya.
Dengan Dana aspirasi, sambung dia, proposal pembangunan di daerah dapat di eksekusi. Karena selama ini sebelum ada UP2DP proposal tersebut hanya menumpuk di anggota DPR.
“Selama ini proposal dan usulan numpuk di bawah meja anggota dewan. Sekali lagi kami cuma penampung untuk diteruskan ke pemerintah. Terserah mau dikasih berapa, tidak ada masalah berapa pun kita sudah sampaikan usulan,” tutupnya.
——————————————————-
KAMIS, 02 Juli 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Fotografer : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...