Festival Layang-layang dan Semangat Satu Kesatuan


CENDANANEWS (Denpasar) – Festival layang-layang sedianya akan di gelar di Pantai Padang Galak, Sanur pada tanggal 4 Juli 2015 mulai nampak kesibukan dari warga masing-masing banjar di kota Denpasar. Layang-layang andalan, truk pengangkut, dan personil yang menerbangkan layang-layang juga sudah mulai dipersiapkan.
Namun satu yang tidak luput dari pantauan, bagaimana festival layang-layang ini mampu menjadi media yang semakin mempersatukan atau merukunkan antar umat beragama di Bali.
Anak-anak muda muslim di Denpasar tiga hari belakangan ini melakukan ngabuburit dengan membantu rekan-rekan mereka yang beragama Hindu dalam mempersiapkan layang-layang untuk keperluan festival di Pantai Padang Galak.
“Seperti ngabuburit, tapi kalau ini lebih menyenangkan, karena kita ramai-ramai menghias layang-layang kemudian mengangkutnya ke Banjar untuk di rias lagi dengan pernak-pernik bernuansa Bali,” ujar Fajar, seorang pemuda kelas dua sekolah menengah atas yang tinggal di daerah jalan veteran, Denpasar.
Setelah selesai menghias dan mengangkut layang-layang, maka mereka para pemuda muslim dan Hindu bersama-sama naik motor mencari takjil untuk dimakan beramai-ramai di lapangan puputan badung.
“Sudah biasa seperti ini setiap tahun. Pokoknya suasana berpuasa di Bali itu berbeda dengan daerah lainnya. Kita sama-sama nikmati semua sebagai satu kesatuan,” sambung Wayan cenik, rekan Fajar.
Suasana yang benar-benar membuktikan bahwa sebagai sebuah kesatuan maka kita dapat melakukan segala hal, mewujudkan berbagai hal, serta melangkah bersama tanpa merisaukan perbedaan yang ada diantara kita.
——————————————————-
JUMAT, 03 Juli 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...