FPAK Papua Minta Kejati Segera Tahan Bupati Dogiyai

Forum Peduli Anti Korupsi Papua saat gelar unjuk rasa di halaman Kejati Papua
CENDANANEWS (Jayapura) – Forum Peduli Anti Korupsi Papua meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua untuk segera menahan tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana Bantuan Sosial (Bansos) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dogiyai tahun anggaran 2013 sebesar Rp 32 milliar yang melibatkan Bupati dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD).
Hal tersebut terungkap saat puluhan massa yang tergabung dalam Forum Peduli Anti Korupsi Papua menggelar unjuk rasa di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Papua, Kamis (23/07/2015). 
Ketua Forum Peduli Anti Korupsi Papua, Yulianus Mabel menyebutkan, perilaku korupsi yang rakus akan kekayaan itu bukan budaya orang Papua. Karena, jika dilakukan, sudah pasti dampaknya kepada masyarakatnya sendiri. 
“Masyarakat memiliki hak, tapi diselewengkan dengan tindakan yang tak semestinya sebagaimana Pemerintah yang ada di Provinsi Papua dan Pemerintah daerah di Kabupaten Dogiyai,” ujarnya.
Ia mengajukan satu permintaan yakni Bupati Dogiayi harus dijadikan tahanan rumah bukan tahanan kota dan dirinya berharap Kejati Papua bekerja semaksimal mungkin sesuai dengan permintaan dari Forum Peduli Anti Korupsi Papua.
Ditempat yang sama, Ketua Laskar Forum Peduli Anti Korupsi Papua Pegunungan Papua, Zakeus mengatakan tindakan korupsi kasus Bansos Dogiyai telah merugikan Negara miliyaran rupiah, yang disayangkan, penanganannya tak memuaskan.
“Kami harap penanganan kasus korupsi Dogiyai ditangani secara serius dan hingga tuntas,” kata Zakeus.
Pihaknya berikan apresiasi kepada para penegak hukum di Papua, seperti Tipikor Polda maupun kepada Aspidsus Kejati Papua atas kerja kerasnya sehingga penyalahgunaan dana Bansos tahun anggaran 2013 dengan nilai Rp 32 miliar di Kabupaten Dogiyai, karena telah menetapkan dua tersangka yakni Kepala BPKAD Kabupaten Dogiyai dan Bupati Dogiyai.
——————————————————-
KAMIS, 23 Juli 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Fotografer : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...