Harga Beda Tipis, Pasar Rakyat Diskoperidag NTB Sepi Peminat

Beberapa warga nampak hanya berdiri melihat sejumlah kebutuhan pokok yang dijual distributor bekerjasama dengan Diskoperindag NTB
CENDANANEWS (Mataram) – Pasar Rakyat yang digelar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan menggandeng sejumlah distributor barang di lapangan Karang Pule, Sekarbela Kota Mataram dikeluhkan warga, pasalnya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dijual tidak jauh berbeda dengan harga pasar.
“Tadinya saya kira harga kebutuhan pokok yang dijual seperti minyak goreng, gula pasir, ikan kaleng dan beberapa barang lainnya akan murah dibandingkan dengan harga pasaran, taunya selisihnya cuma satu ribu, bahkan ada yang hanya lima ratus rupiah” kata Maemunah warga Kelurahan Karang Pule Kota Mataram, Rabu (1/7/2015).
Maimunah tadinya mengira kalau harga bahan kebutuhan pokok yang dijual akan murah, karena yang mengadakan pemerintah, makanya dirinya bersama warga lain datang untuk berbelanja, taunya malah selisih harga dengan di pasar hanya seribu rupiah.
Nikmah, warga Kelurahan Tanjung Karang mengatakan setau saya yang namanya pasar rakyat, harga kebutuhan pokok yang dijual murah, kalau selisih harga hanya segitu apa bedanya dengan membeli di pasar.
“Lebih baik beli di pasar, malahan kalau pintar melakukan penawaran, harganya bisa lebih murah, biaya saya ke pasar rakyat ini saja dari rumah menggunakan cidomo bayar dua ribu rupiah, sama saja artinya bohong” ungkap Nikmah dengan raut mukan kecewa.
Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Ibnu Fikhi mengatakan, pasar rakyat yang digelar dilapangan Karang Pule tersebut atas permintaan warga melalui Kepala Lingkungan, jadinya kalau ada permintaan baru kita gelar dan rencananya kan digelar di beberapa titik di Kota Mataram.
“Kalau masalah harga jelas lebih murah dari harga pasar, meski memang selisih harga yang diberikan tipis, tapi kan kita lansung caranya mendatangkan para distributor ke tempat warga, tanpa harus ke pasar,”katanya.
Ibnu mencontohkan, Gula pasir misalkan, kalau di pasar harganya 12 ribu lima ratus rupiah, di pasar rakyat yang digelar diskoperidag NTB harganya 12 ribu rupiah, minyak bimoli, dipasar harganya 13 ribu di pasar rakyar 12 ribu rupiah.
——————————————————-
RABU, 01 Juli 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...