Harga Daging Ayam di Sejumlah Pasar Tradisional NTB Tetap Stabil


CENDANANEWS (Lombok Tengah) — Meski perayaan Hari Raya Idhul Fitri tinggal satu hari, tapi harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap stabil, yakni masih berkisar di harga 40 sampai 45 ribu perkilo. Tidak ada kenaikan harga
Surti penjual ayam potong Pasar Renteng, Kabupaten Lombok Tengah mengatakan, kisaran harga 40 sampai 45 ribu untuk daging ayam potong memang merupakan harga yang telah dipatok para pedagang beberapa hari mendekati lebaran, masih stabilnya harga ayam potong, karena permintaan dari warga yang berbelanja relatif lebih rendah dibandingkan lebaran tahun lalu
” Harga ayam potong murah, karena permintaan dari warga pada lebaran tahun ini, tidak seramai tahun lalu, sekarang warga yang datang berbelanja relatif lebih sedikit, sebagian warga juga banyak yang lebih memilih membeli ikan nila, sebagai menu perayaan lebaran besok” kata Surti di Lombok Tengah, Kamis (17/7/2015)
Widia warga Desa Batunyala mengatakan, perayaan lebaran tahun ini memang agak sepi dibandingkan tahun sebelumnya, karena memang sekarang kan masih musim tanam tembakau maupun tanaman palawija lain, sehingga tidak memiliki banyak uang untuk berbelanja kebutuhan perayaan lebaran seperti ayam maupun daging
“Kita warga masyarakat, terutama yang sehari-harinya sebagai petani, baru bisa memiliki uang untuk bebelanja saat musim panen, kalau sekarang lagi pada sepi karena belum panen tembakau atau tanaman palawija, makanya untuk berbelanja kebutuhan lebaran seperti telur maupun ayam potong terpaksa kita ngutang ataupun minjem di tetangga” cerita widia
Untuk harga daging sapi sendiri di Pasar Renteng Praya mengalami kenaikkan dari harga sebelum 110 perkilo, sekarang naik menjadi 130 sampai 150 perkilo, tergantung tingkat kesegarannya.
——————————————————–
Kamis, 16 Juli 2015
Jurnalis : Turmuzi
Editor : Gani Khair
——————————————————–
Lihat juga...