Harga Membaik, Petani Tebu Kembali Dapatkan Angin Segar

CENDANANEWS (Surabaya) – Tanaman tebu, jenis tanaman yang diminati petani karena selain perawatannya dianggap mudah, keuntungannya pun banyak. Seperti disebutkan Nuri (59 tahun), keuntungan yang didapat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Disebutkan, penanaman tebu yang bagus dilakukan menjelang musim hujan karena Tebu membutuhkan cukup air agar bisa tumbuh maksimal. Tetapi sekarang tidak bisa diprediksi musimnya. 
Sementara itu, harga tebu juga membaik jika dibandingkan dengan tahun kemarin. Dimana tahun 2014, harga tebu anjlok diharga Rp.30ribu perkwintal dari Rp.50 ribu – Rp.70 ribu pada 2012 lalu.
“Sekarang harga tebu lebih baik dari tahun kemarin. Per kwintal dihargai 40 ribu rupiah.” Jelasnya saat ditemui CND dikediamannya Desa Berat Kulon, Minggu (5/7).
Dikatakan, masa tanam tanaman tebu mencapai 12-15 bulan dan bisa dipanen berulang sebanyak lima kali. Pada bulan kelima – keenam tebu bisa dipanen. 
Selain pengairan yang teratur, tebu juga memerlukan pupuk. Dikarenakan pupuk sulit akhir-akhir ini diganti dengan pemberian tetes. Tetes diberikan setelah tunas tebu muncul dengan cara disemprotkan ditanaman.
“Kalau pupuk sulit, biasanya saya ganti dengan tetes. Hanya saja rendemen dan beratnya jadi berkurang.” Tukasnya.
Rendemen tebu yang baik berkisar sembilan dan yang kurang bagus berkisar tujuh. Jika tebu mendapatkan cukup nutrisi bisa mencapai rendemen sembilan.
Dia berharap harga tebu tetap stabil dan kejadian harga tebu yang anjlok tahun kemarin jangan sampai terulang.
——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...