Jelang Karnaval Songket Silungkang, Penenun Banjir Pesanan

Songket Silungkang, Motif Buruang Dalam Rimbo
CENDANANEWS (Sawahlunto/Sumbar) Sawahlunto International Songket Carnival 2015 yang digelar pada 28 – 30 Agustus mendatang mendatangkan berkah tersendiri bagi penenun tradisional di Kampung Tenun, Desa Lunto, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto.
Salah satunya, Dolas Songket yang mendapatkan pesanan hingga 22 meter untuk bahan dasar baju dan serta beberapa meter lainnya untuk rok.
Anita Dona Asri
“Pesanan 22 meter songket untuk bahan dasar baju baru selesai, dan untuk bahan beberapa stel pakaian sedang dikerjakan,”kata Pemiliki Dolas Songket, Anita Dona Asri kepada CND saat ditemui di kediamannya, Lunto Timur, Sabtu (25/07/2015).
Untuk menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk tersebut, dirinya meminta bantuan kepada sesama penenun yang tergabung didalam Kelompok muda pengrajin Songket Silungkang.
“Harus minta bantuan sama penenun lainnya, karena keteteran mengerjakannya,”sebutnya.
Disebutkan, untuk 22 meter songket yang dikerjakan, dirinya mendapatkan uang lebih kurang Rp.3 juta rupiah.
Sementara itu, Lomba yang mengedapan kreasi berbahan dasar songket tersebut dibuka untuk umum dan boleh diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, baik berkelompok, organisasi, dinas instansi, sekolah maupun perorangan.
Pemko Sawahlunto, Sumatra Barat mempersiapkan total hadiah puluhan juta rupiah bagi masyarakat yang mengikuti helatan besar Sawahlunto International Songket Carnival 2015 tersebut.
Setiap peserta dituntut untuk mendesain dan menampilkan hasil kreasi  terbaik berupa busana kreasi yang berbahan minimal 80 persen songket silungkang dan bahan campuran maksimal 20 persen.
Desain kreasi yang ikut dalam perlombaan, akan ditampilkan dalam karnaval songket pada tanggal 28 agustus dengan rute karnaval mulai dari Silo – Masjid Agung – Pasar – Lapangan Segitiga dan pawai berakhir di Museum Gudang Ransum.
Berdasarkan surat edaran dari panitia lomba, hadiah yang disiapkan sangat menggiurkan. Untuk kriteria beregu, juara I mendapatkan Rp.15.000.000, juara II Rp.10.000.000, juara III Rp.7.500.000. Sedangkan juara IV Rp 5.000.000, juara V Rp 4.000.000, dan juara VI Rp 3.000.000.
Sementara untuk kriteria perorangan juara I mendapatkan Rp.10.000.000, juara II Rp.7.500.000, juara III Rp.5.000.000. Selain itu untuk juara IV – VI juga akan diberikan hadiah jutaan rupiah.
Beberapa ketentuan lomba kreasi songket Silungkang antara  lain menampilkan tema kekayaan budaya, sosial, teknologi atau nilai universal lainnya.
Menurut Tatang Sumarna, panitia dari Dinas Perindagkop, untuk penilaian lomba, pihaknya akan menggaet desainer-desainer nasional sehingga penilaian dijamin professional. Para peserta lomba sebelumnya juga akan mengikuti sosialisasi dan beauty class serta final couching.

——————————————————-
SABTU, 25 Juli 2015
Jurnalis       : ME. Bijo Dirajo
Foto             : ME. Bijo Dirajo
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...