Jelang Lebaran, Parcel Menjamur di Pertokoan Balikpapan

CENDANANEWS (Balikpapan) – Beragam jenis parcel sudah terpajang disejumlah Pertokoan di Balikpapan. Tradisi pemberian parcel dari perusahaan ke sejumlah kilen menjadi hal sudah biasa dilakukan setiap tahun setiap perayaan hari besar.
Stefa pramuniaga Toko Gembira di Balikpapan mengungkapkan jelang lebaran biasanya permintaan parcel meningkat, namun tahun ini pembelian parcel relative datar. 
“Ada pembeli, Cuma tidak seramai tahun lalu. Padahal parcel sudah dipajang 10 hari sebelum lebaran,” katanya disela aktivitasnya menunggu toko, Senin (13/7/2015).
Menurutnya, mulai terlihat ada pembelian parcel pada H-9 jelang Lebaran. Ia memperkirakan tahun ini permintaan parcel tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Diduga sektor andalan Kaltim yang tak lagi unggul membuat animo pembelian menurun. Sebagian kalangan memilih untuk mengencangkan ikat pinggang alias berhemat. Tren penurunan bahkan terjadi sejak tahun 2014. 
“Ya, mulai terasa sepi sejak tahun lalu. Tapi tahun 2013 masih lebih baik, penjualan ramai,” serunya.
Kendati penjualan belum signifikan pihaknya tetap berharap ada angin segar. Buktinya 200 paket buah tangan untuk kerabat dan rekanan tersebut telah disiapkan. Jumlah itu setara dengan yang disiapkan tahun lalu. 
“Kami tetap menyediakan untuk mengantisipasi kalau ada permintaan mendadak. Jadi sekarang kami tidak melayani pesanan, parcel yang ready saja yang kami jual,” sambungnya.
Beragam jenis ukuran parcel sudah tersedia dari yang Termurah dipatok Rp300 ribuan berisi makanan ringan. Ada juga kombinasi makanan dan minuman plus cangkir set. Termahal parcelnya dipatok Rp2 jutaan. Sudah termasuk ongkos kirim di dalam kota. Parcel dengan ukuran sedang berisi produk makanan dan minuman serta cangkir set dianggapnya yang paling laris. Harganya berkisar Rp500 ribuan.
Harga itu naik 20-30 persen dari tahun lalu. “Tahun lalu Rp200 ribu masih dapat sekarang minimal Rp300 ribu,” sebutnya. Naiknya harga bahan baku termasuk keranjang parcel yang memaksanya ikut menaikkan harga.
Dikesempatan yang sama, salah satu pembeli parcel Nuryanti mengatakan parcel yang dibelinya tahun ini tidak banyak karena sebagian sudah membeli parcel yang isinya sembako. Hal itu untuk menghemat budget karena kondisi ekonomi diawal tahun kurang menggembirakan.
Ia mengaku hanya membeli 4 parcel dan harganya juga tahun ini pastinya mengalami kenaikan. Nur yang bekerja disalahsatu perusahaan swasta berharap kondisi perekonomian dipertengahan tahun ini bisa segera pulih. 
——————————————————-
MINGGU, 12 Juli 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Fotografer : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...