Jelang Lebaran, Penjual Pakaian Banyak Berdatangan ke Pedesaan

Warga Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Tengah, NTB nampak mengerumuni pakaian yang dijajakan penjual

CENDANANEWS (Lombok) – Keramaian warga berbelanja pakaian jelang lebaran tidak saja berlangsung di toko-toko pusat perbelanjaan Kota besar, tapi juga sampai ke pedesaan. Banyak penjual pakaian yang datang menawarkan berbagai jenis pakaian yang berbagai bentuk dan ukuran.
“Biasanya jelang lebaran seperti sekarang, warga yang berbelanja pakaian akan banyak, baik untuk kebutuhan perayaan lebaran maupun pakaian kebutuhan sehari di rumah,” kata salah satu penjual pakaian, Udin saat berjualan di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (12/7/2015).
Pilihan pakaian yang ditawarkan kepada para pembeli juga beragam dan bervariasi, mulai dari pakaian orang dewasa sampai pakaian anak-anak, termasuk baju koko dan kain. Dari banyak pilihan, pakaian anak-anak paling banyak dibeli untuk dipakai saat lebaran nanti.
Udin mengaku berjualan dengan berkeliling kampung dari Desa satu ke desa lain rutin dilakukan sudah sejak lama termasuk selama bulan puasa dan jelang lebaran sekarang dengan penawaran harga murah dan terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.
“Harga pakaian yang ditawarkan cukup murah meriah dengan harga rata-rata 15 ribu perbijinya, warga dan anak-anak sudah bisa memilik pakaian baru, jadi tidak sampai menguras kantong terlalu dalam,” katanya.
Udin mengaku selama ramadhan hingga mendekati lebaran, dari berjualan keliling kampung, perharinya jumlah pakaian yang terjual sampai 100 biji. Pakaian lain yang banyak dibeli adalah jenis pakaian petani.
Siti warga Desa Banyu Urip mengaku sangat senang dengan harga pakaian yang ditawarkan, karena selain murah, pilihan warna dan bentuknya juga bagus-bagus, khususnya pakaian anak-anak yang bisa dipakai saat lebaran nanti, pasti mereka senang.
——————————————————-
MINGGU, 12 Juli 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...