Khawatir Letusan Gunung Raung, Sebagian Warga Memilih Jalur Laut

CENDANANEWS (Mataram) – Letusan Gunung Raung yang terjadi di Bondowoso Jawa Timur lalu ternyata tidak saja berdampaka terhadap penutupan Bandara Internasional Lombok (BIL) dan tertundanya puluhan maskapai penerbangan dari dan menuju BIL, Tapi juga telah menimbulkan kehawatiran tersendiri bagi warga masyarakat yang hendak mudik, khususnya yang ke Pulau Jawa.
“Mudik lebarannya naik bus saja meski sedikit lama, hawatir kalau mudik menggunakan pesawat lewat udara, karena letusan gunung belum tentu berhenti total, meski dari pihak bandara sudah dinyatakan aman,” kata Jali, warga asal Surabaya di Terminal Mandalika Kota Mataram, Senin (13/7/2015).
Jali mengaku awalnya dirinya bersama istri dan anaknya mau pulang mudik ke Surabaya menggunakan pesawat, tapi setelah tahu BIL sempat ditutup gara-gara letusan Gunung Raung, saya mengurungkan melakukan mudik lewat menggunakan pesawat melalui udara.
Darsiah Warga Asal Pati Jawa Barat yang sehari-harinya menjadi PNS di Mataram, mengaku seringkali trauma ketika mendengar penutupan bandara dan pembatalan penerbangan akibat fenomena alam.
“Khawatir saja kalau mendengar ada penutupan bandara akibat fenomena alam, apalagi kalau mengingat pristiwa jatuhnya sejumlah pesawat yang pernah terjadi di Indonesia, saya jadi ngeri,” ungkapnya.
Sebelumnya pada Jum’at (10/7) BIL NTB sempat ditutup akibat letusan Gunung Raung Jawa Timur selama seharian penuh, akibatnya puluhan penerbangan dan ratusan penumpang terpaksa menunda keberangkatan dari dan menuju BIL dan baru dibuka dan melayani penerbangan pada pukul 21.00 malam.
——————————————————-
MINGGU, 12 Juli 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...