KONI Pusat gelar Penataran Pelatih Muda di Papua

Waket Umum I KONI Pusat, Mayjen Purn Suwarno
CENDANANEWS (Jayapura) – Sejumlah pelatih muda berbagai cabang olahraga (Cabor) se-Papua mengikuti penataran pelatihan pelatih tingkat dasar dari Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Pusat. Dengan harapan, tercetusnya cabor unggulan dari provinsi paling timur Indonesia, dibawah naungan KONI Papua.
Wakil Ketua Umum I KNI Pusat, Mayjen (Purn) Suwarno mengatakan, pembinaan para pelaku orahraga diantaranya bagaimana membina kemampuan pelatih, kemampuan juri, wasit dan lain sebagainya. Pihaknya ingin adanya peningkatan, kemampuan kepada para pelatih kita, sehingga secara nasional, dan dilakukan secara marathon.
“Penataran pelatihan pelatih ini kami telah lakukan di Gorontalo, kemudian di Sulawesi Utara dan saat ini giliran di Papua. Mudah-mudahan akan bergilir juga bagi provinsi yang belum. Ini semata-mata kaitannya untuk membiana para pelatih, tuk persiapan Asian Games 2018,” kata Suwarno usai membuka pelatihan tingkat dasar di salah satu hotel, Kota Jayapura, Minggu (05/07/2015) malam.
Menurutnya, komponen pembinaan olahraga ada tujuh, pertama kebijakan, kedua organisasi, ketiga atlit, ke-empat sarana prasarana, kelima kompetisi, ke-enam pembinaan para pelaku olahraga dan terakhir adalah anggaran.
“Saya harap agar KONI daerah mengedepankan cabor unggulan daerah masing-masing, seperti di Papua, cabor dayung berpotensi besar,” ujarnya.
Dikatakan Suwarno, komponen pembinaan olahraga diantara kebijakan, organisasi, atlit, sarana prasarana, kompetisi, pembinaan para pelaku olahraga dan terakhir adalah anggaran. 
“Olahraga tidak bisa secara instan, butuh proses panjang. Atlit itu dilatih, didukung dengan sarana prasana yang memadai, maka akan menghasilkan prestasi yang bagus dan membanggakan kita semua,” tuturnya.
Yusuf Yambeyabdi, Sekretaris Umum KONI Provinsi Papua menuturkan pelatihan dasar ini merupakan agenda KONI Pusat yang dibawa ke daerah. Menurutnya, dari kegiatan ini terlihat bahwa ada pemikiran besar terhadap pembinaan olahraga di Papua.
“Salah satunya mencetak atlit-atlit unggulan di Indonesia, banyak potensi atlit yang ada di Papua, kalau dilihat dari sisi letak geografis. Hal ini menjadi dasar tuk olahraga berbasis potensi yang bisa dikembangkan,” kata Yusuf.
Ricardo Salampessy, pelatih muda yang juga mantan pemain Persipura Jayapura saat ikuti pelatihan, berikan apresiasi terhadap ide dari KONI Pusat yang bekerjasama dengan KONI Papua.
“Saya harap kegiatan ini terus dilakukan secara berkala, karena pelatihan ini berikan kami pengalaman tuk kedepannya dapat menjadi pelatih sepak bola yang profesional,” kata Salampessy.
Sekedar diketahui, penataran pelatihan tersebut di ikuti sekitar 40 atlit dari berbagai cabor unggulan di provinsi Papua, diantaranya Ricardo Salampessy, Daniel Saroge, Epa Maniani dan Ortizan Salossa.
——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Fotografer : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...