Korban Calo Tiket KA Batal Rayakan Lebaran Bersama Keluarga

Lonjakan Penumpang

CENDANANEWS (Jakarta) – Banyaknya pemudik yang tidak mendapatkan tiket dimamfaatkan oleh calo untuk mengais keuntungan. Beberapa orang berhasil menjadi korban dan terpaksa tidak jadi lebaran bersama keluarga.
Modus operasi yang digunakn calo yakni memalsukan identitas dengan memanipulasi foto KTP. Mereka beli tiket kemudian menawarkan ke pemudik, calo tersebut menawarkan sambil meminta KTP plus foto pemudik (Korban) lantas di Scan, Hasilnya foto mereka dengan KTP milik Calo.
Salah satu korban, Linda (39) Pemudik dengan Tujuan Semarang menyesal karena membeli tiket lewat calo. setelah melewati proses yang berbelit-belit dan biaya dikeluarkan lebih banyak, tiket yang dibeli tetap tidak berlaku.
“Aku tidak bisa mudik, soalnya pas mau masuk pintu peron 3, pengecekan tiket oleh petugas, tiketnya dibilang Palsu,” ujar Linda dengan Nada sedih kepada CendanaNews di Senen Jakpus, Selasa (14/07/2015).
Terhitung sampai hari ini sudah ada 7 orang Pemudik yang kedapatan menggunakan jasa calo. Ke Tujuh pemudik akhirnya Gagal mudik guna Merayakan idul fitri 1436 H bersama keluarga mereka di Kampung Halaman tercinta.
Sementara itu, tiket mudik yang sudah terjual 100 persen masih menyisahkan beberapa peluang.Karena setiap hari ada ratusan tiket kereta api (KA) yang dibatalkan oleh calon penumpang. Tiket yang dibatalkan oleh pemudik tersebut kemudian mereka pasarkan kembali secara online.
Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi (Daops) Bambang Prayitno mengatakan, di Stasiun Pasar Senen sini pembatalan tiket selalu ada. Setiap hari ada ratusan orang yang membatalkan tiketnya.
Informasi yang dihimpun CendanaNews tiket kereta api hingga H-1 sudah habis terjual 100 persen. Jadi setiap hari tetap ada saja pemudik yang datang ke stasiun pasar senen guna untuk mencari keberuntungan bisa dapatkan tiket yang dibatalkan.
“Aku tidak ada tiket, hanya kesini saja, kali aja bisa dapat tiket dari pemudik yang batal pulang kampung,” Ujar Rinto Pemudik Asal Kediri.

——————————————————-
SELASA, 14 Juli 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Fotografer : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...