KSOP Balikpapan Optimis Ekspor dan Kunjungan Kapal Meningkat

Kepala KSOP Balikpapan Sugeng Wibowo [Foto: Ferry Cahyanti]
BALIKPAPAN — Meskipun industri pertambangan sedang lesu, namun Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan tetap optimis jumlah ekspor dan kunjungan kapal secara keseluruhan tumbuh dua hingga lima persen sampai dengan akhir tahun 2015 ini. 
“Meski lesu, namun industri pertambangan batu bara masih mendominasi aktifitas ekspor di Pelabuhan Semayang Balikpapan, sebesar 69,6 persen selama semester pertama tahun ini,”kata Kepala KSOP Balikpapan, Sugeng Wibowo saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (29/7/2015).
Disebutkan, Ekspor terbanyak masih batu bara, dimana sampai dengan akhir Juni sudah mencapai 5,59 juta ton. Kemudian disusul dengan ekspor bahan bakar minyak yang mencapai 1,34 juta ton.
“Adapun jumlah ekspor secara keseluruhan Januari hingga Juni kemarin di pelabuhan itu mencapai 7,95 juta ton dengan 293 kunjungan kapal,”sebutnya.
Sedangkan total keseluruhan ekspor pada semester pertama pada tahun lalu mencapai 7,82 juta ton dengan 311 kunjungan kapal. 
Selain batu bara dan bahan bakar minyak, Pelabuhan Semayang juga menerima ekspor crude palm oil (CPO), plywood, wood chip, dan general cargo.
Namun pihaknya yakin jumlah ekspor dan kunjungan kapal secara keseluruhan mulai dari kapal penumpang, kapal pemuat barang-barang ekspor, dan pengiriman barang domestik akan meningkat sebanyak 2 hingga 5 persen sampai dengan akhir tahun ini.
“Apalagi untuk angkutan barang lokal, kami perkirakan naik dengan harapan perekonomian akan membaik sampai akhir tahun. Industri batu bara yang diprediksikan masih lesu saja buktinya sampai sekarang masih banyak yang beroperasi,” tambahnya. (Ferry Cahyanti)
Lihat juga...