Lampung Selatan Laksanakan Pilkades Serentak di 67 Desa

CENDANANEWS (Lampung) – Kabupaten Lampung Selatan melangsukan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 67 desa pada 16 kecamatan hari ini Senin (6/7/2015). Pesta politik pemerintahan terdepan tersebut diikuti 207 calon.
Persiapanpun sudah dilakukan dari beberapa bulan lalu, mencakup calon kepala desa, panitia pemilihan hingga pihak keamanan dari kepolisian dan TNI untuk mensuksekan Pilkades serentak yang pertama kali yang dilakukan di kabupaten Lampung Selatan.
Dari pantauan media ini beberapa Kecamatan yang melangsungkan Pilkades diantaranya Kecamatan Sidomulyo, Kecamatan Bakauheni, Kecamatan Penengahan. Beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah didatangi ribuan pemilih yang menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin desa mereka.
Dari data yang diperoleh media ini di Kecamatan Sidomulyo sebanyak 12.141 pemilih akan menggunakan haknya dalam pemilihan kepala desa serentak di di empat desa di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan.
Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Sidomulyo Abadi mengatakan keempat desa yang mengikuti pilkades yakni Sukabanjar, Banjarsuri, Sidorejo dan Sukabanjar.
“Secara serentak hari ini, lakukan pencoblosan di desa masing-masing dan dijaga dengan ketat oleh anggota polisi dari Polres Lampung Selatan serta TNI, ” ungkapnya saat ditemui di lokasi pemilihan Senin (6/7/2015).
Dari data jumlah pemilih di Desa Banjarsuri 1.506 orang, Sidorejo 5.049 orang, Sukabanjar 2.845 orang, dan Bandar Dalam 2.741 orang. 
Menurutnya, bagi yang sudah mendatakan undangan memilih bisa langsung datang ke tempat pemilihan suara (TPS) di kantor desa masing-masing sejak pukul 07.30 sampai dengan 13.00. Pemilihan kepala desa tersebut menggunakan sistem satu desa satu TPS yang sudah disiapkan oleh panitia pemilihan.
Sementara di Kecamatan Ketapang desa yang melangsungkan Pilkades diantaranya Way Sidomukti, Desa Lebung Nala, Desa Kmukus, Desa Tri Dharmayoga. Sementara di Kecamatan Penengahan pilkades dilangsungkan di Desa Sukabaru, Desa Pisang, Desa Kelau. Kecamatan Bakauheni meliputi Desa Totoharjo, Desa Bakauheni. 
Di Kecamatan Bakauheni masa pilih pilkades berjumlah 1.361 dengan perincian sebanyak 685 pemilih laki laki dan 676 pemilih perempuan.
Tak Dapat Undangan Bisa Bawa Bukti KTP
Sementara itu kekuatiran pemilih yang tak mendapat undangan menurut panitia pemilihan kepala desa dapat tetap mencoblos. Abadi menjelaskan bagi masyarakat yang belum mendapatkan undangan pemilihan bisa tetap memilih. Mereka diminta mendatangi TPS dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP).
“Bawa KTP, nanti oleh panitia dicocokan dengan daftar pemilih tetap sehingga mereka bisa menggunakan haknya. kemungkinan tidak dapat undangan bisa saja terjadi,” ungkapnya.
Setelah pukul 13.00, kata dia, pemilihan ditutup dan dilanjutkan dengan perhitungan suara. Hasil perhitungan tersebut disetor dan dilaporkan kepada Bupati Lampung Selatan.
“Penghitungan suara di TPS masing-masing, hasilnya baru kami terima setelah berita acara ditandatangani,” katanya.
Ditempat terpisah, Kapolres Lampung Selatan AKBP Hengki saat dikonfirmasi mengungkapkan Polres Lampung Selatan telah mengerahkan anggotanya untuk melakukan pengamanan di desa desa yang melangsungkan pilkades. Beberapa anggota polisi dari Polres, Polsek pun berjaga di masing masing TPS.
Selain mengerahkan anggotanya, Hengki mengharapkan semua calon kades agar dapat memahami dan dimengerti semua poin-poin dari Deklarasi damai yang sebelumnya pernah ditandatangani di Polres Lampung Selatan pada Sabtu(4/7). Deklarasi tersebut menurutnya harus ditaati agar Pilkades berjalan dengan baik. Selain itu ia berharap agar pelaksanaan Pilkades dapat berjalan lancar, aman dan kondusif.
“Pada Pelaksanaan Pilkades nanti jangan sampai ada salah satu calon atau lebih melakukan tindakan yang merugikan atau praktek-praktek kecurangan sesuai dengan pelanggaran hukum yang berlaku. Yang jelas, siapa saja yang melanggar hukum, kami tidak segan-segan menindaklanjutinya secara hukum,” kata mantan Kapolres Kota Metro itu.
Hengki menghimbau, bagi calon kades yang tidak terpilih agar dapat menjaga kondisi yang kondusif dan bersikap menerima. Sebab, dalam setiap pemilihan dipastikan ada yang menang dan kalah. Untuk itu, harus bisa saling menghargai dan menghormati sesama calon kades.
“Yang jelas, saya akan tindak secara tegas jika ada yang membuat suasana keruh akibat kalah Pilkades. Apapun tindakannya akan diproses melalui hukum yang berlaku,” tuturnya.
Ia bahkan menuturkan Pilkades serentak yang berlangsung di Kabupaten Pesawaran sukses 99 persen yang masih merupakan bagian dari wilayah hukum Polres Lampung Selatan.

——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...