Masuk Tahun Ajaran Baru Pelajar Jalani Masa Orientasi

Upacara Bendera di SMPN 1 Panengahan [Foto: Henk Widi]
CENDANANEWS (Lampung) – Memasuki tahun ajaran 2015/2016, Beberapa sekolah di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung melakukan melakukan beberapa kegiatan positif dalam Masa Orientasi Siswa (MOS).

Hal positif tersebut dilakukan untuk pengenalan tentang hal yang berkaitan dengan pendidikan, proses belajar mengajar, ruang kelas dan beberapa hal lain yang harus diketahui pelajar baru.

Hampir sama dengan sekolah di daerah lain beberapa sekolah, dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) mengawali kegiatan belajar mengajar dengan upacara bendera di halaman sekolah masing masing.

Di SMA 1 Penengahan, setelah upacara bendera siswa baru yang mencapai 120 siswa memasuki kelas masing masing. Siswa baru yang masih berseragam SMP terlihat membawa peralatan kebersihan seperti sapu, alat pel, tempat sampah untuk rangkaian kegiatan masa orientasi sekolah.

“Masa orientasi sekolah sekarang lebih diarahkan ke hal hal positif dan meminimalisir adanya senioritas, sehingga siswa baru akan lebih nyaman,”ungkap Asep Nedyana, guru bidang kesiswaan SMA 1 Penengahan.

Hal hal positif dalam MOS tersebut akan dilakukan untuk mengubah stigma buruk bahwa MOS menjadi masa untuk “perploncoan”. Asep menuturkan masa perploncoan tak akan dilakukan selama MOS tersebut sehingga pada tahun ajaran baru lebih banyak diisi dengan materi yang lebih positif.

“Masa orientasi siswa justru akan diisi dengan wawasan wiayata mandala, minat siswa akan ekstrakurikuler tertentu dan pastinya aturan khusus di sekolah ini,”ujar Asep.

Asep mengungkapkan saat ini SMA 1 Penengahan memiliki sebanyak 3 kelas untuk masing masing jenjang dengan jumlah siswa mencapai sekitar 300 siswa. Jumlah siswa sebanyak itu terdiri dari sekitar 120 siswa baru, serta sisanya di jenjang kelas berikutnya yang terdiri dari jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Sama halnya dengan Siswa SMA, ratusan siswa SMP Negeri 1 Penengahan mengawali tahun ajaran baru dengan upacara bendera yang diikuti oleh ratusan siswa kelas VII hingga kelas IX. 

Kelas VII yang merupakan kelas baru dari beberapa sekolah di Sekitar tiga Kecamatan yang ada di Lampung Selatan terlihat masih mengenakan seragam SD dengan atribut atribut khas masa orientasi siswa.

Kepala Sekolah SMPN 1 Penengahan, Ci Ujang menyebutkan, pada tahun ajaran baru ini diterima sebanyak 342 siswa baru dengan sistem tes, mengingat banyaknya minat siswa yang masuk di sekolah tersebut. 

Sekolah yang menjadi favorit tersebut bahkan saat ini memiliki sekitar 27 kelas dari kelas VII hingga kelas IX dengan rata-rata 30 siswa per lokalnya.

Cik Ujang mengungkapkan, minat untuk masuk ke SMPN 1 Penengahan cukup tinggi, sehingga berdasarkan aturan dan kapasitas, hanya diterima sekitar 342 siswa baru. 

“Kami memulai dengan masa orientasi sekolah selama tiga hari untuk masa pengenalan sekolah, wiyata mandala serta kegiatan lain, diantaranya dinamika kelas,”ungkap Cik Ujang.

Sedikit berbeda di tingkat Sekolah Dasar, masa orientasi diramaikan dengan banyaknya orangtua murid mengantar putra putrinya untuk pertama kalinya masuk sekolah. Hal tersebut dilakukan orangtua untuk menyesuaikan dengan lingkungan yang baru.

Memasuki tahun ajaran baru ini menurut Sri Hartati pengaturan tempat duduk di SDN 2 Pasuruan dilakukan dengan sistem kelompok untuk menghindari rebutan. Pembagian kelompok tersebut berdasarkan kesepakatan siswa menggunakan nama nama bunga, pahlawan. 

“Pembagian tempat duduk berdasarkan kelompok akan dilakukan setiap bulan agar murid tidak bosan dan dilakukan berdasarkan gender sehingga tempat duduk lebih teratur,”ungkap Sri Hartati.

Kepala Sekolah SDN 2 Pasuruan, Sri Hartati mengungkapkan, pada tahun ajaran baru ini SDN 2 Pasuruan menerima sekitar 64 siswa baru kelas 1 yang terbagi menjadi dua kelas. Pembagian kelas dilakukan oleh guru kelas berdasarkan komposisi gender serta memperhitungkan kapasitas kelas.

“Kami menerima siswa baru dari beberapa TK di lingkungan sekitar daerah Penengahan dan pendaftaran sudah dilakukan beberapa waktu lalu dan selama tiga hari ke depan akan disi dengan Masa Orientasi siswa,” ungkap Sri Hartati saat ditemui media CND di SDN 2 Pasuruan Senin (27/7/2015).

Berdasarkan data, hingga saat ini rata rata setiap kelas di SDN 1 Pasuruan terdiri dari sekitar 30 murid per kelas. SDN 2 Pasuruan dari kelas 1 hingga kelas 6 memiliki dua kelas per tingkatnya akibat banyaknya minat masuk ke SD tersebut. (Henk Widi)


Lihat juga...