Masyarakat Serbu Pasar Murah di Lampung Selatan

CENDANANEWS (Lampung) – Memasuki bulan Ramadhan kebutuhan masyarakat akan kebutuhan pokok serta kebutuhan untuk keperluan jelang hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah. Karenanya pasar murah yang diadakan oleh beberapa pabrikan penyedia kebutuhan pokok, pengusaha peternakan langsung diserbu warga.
Berdasarkan pantauan media ini sejak pagi ratusan masyarakat dari berbagai desa mulai memadati tenda berukuran 10x15meter yang didirikan di lapangan depan kompleks Kecamatan Penengahan Lampung Selatan Provinsi Lampung.
Salah seorang warga Desa Banjarmasin Mutia (33) mengaku sengaja datang sejak pagi untuk membeli beberapa kebutuhan pokok yang disiapkan dalam pasar murah tersebut.
“Saya belum tahu kisaran harganya apakah beda dengan di pasar tradisional kalau lebih murah saya akan membeli beberapa keperluan sehari hari jelang lebaran,”ujar Mutia Selasa(7/7/2015).
Mutia dan ratusan warga yang sebagian besar kaum ibu terlihat mulai memilah milah dan melihat barang dagangan yang disiapkan oleh beberapa pabrikan dan juga toko waralaba yang dipajang di meja meja yang telah disiapkan.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Industri Perdagangan dan UMKM Kabupaten Lampung Selatan, Sri Hartati saat ditemui di lokasi pasar murah mengungkapkan, dalam pasar murah tersebut disiapkan lebih dari 30  item kebutuhan warga diantaranya minyak goreng, ,gula pasir, mie instan, susu instan serta puluhan kebutuhan masyarakat lainnya.
“Kita utamakan barang yang dijual merupakan kebutuhan warga selama bulan Ramadhan dan untuk keperluan hari raya Idul Fitri”ungkap Sri Hartati.
Selain kebutuhan tersebut pasar murah juga akan menjual gas elpiji ukuran 3kg yang lebih murah dan disiapkan sebanyak 1truk dari Pertamina untuk memenuhi kebutuhan warga akan gas elpiji.
Pasar murah yang diadakan di Kecamatan Penengahan ini ungkap Sri Hartati  merupakan pasar murah kedua kalinya yang dilakukan untuk membantu kebutuhan pokok warga. Sebelumnya pasar murah telah dilakukan di Kecamatan Jati Agung.
Selama kegiatan pasar murah  menurut Sri Hartati beberapa pabrikan juga dilibatkan diantaranya produsen minyak goreng,susu, terigu,gula,mie serta pengusaha peternakan produsen telur.
“Kita gandeng pabrikan serta pengusaha peternakan agar harga yang ditawarkan ke warga lebih murah dari harga pasaran,”ungkap Sri Hartati.
Harga harga yang ditawarkan selama kegiatan pasar murah pun dijual dengan harga promo dan masih terjangkau oleh masyarakat dan dijamin barang yang dijual bukan barang yang sudah kadaluarsa atau tak layak konsumsi.
Selain beberapa pabrikan dan produsen barang kebutuhan masyarakat terlihat juga beberapa penjual produk olahan ikan dari Dinas Kelautan dan Perikanan dilibatkan selain itu dari instansi Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan.
Sementara itu salah satu warga Mutmainah (35) mengaku meski disebut pasar murah karena rata rata harga yang ditawarkan pun tak jauh dari harga di pasaran. Ia bahkan mengungkapkan penurunan sebesar Rp1.000,- hingga Rp2.000,- belum begitu membantu disaat kebutuhan warga meningkat.
“Namanya pasar murah tapi setelah saya lihat beberapa barang harganya sama dengan di pasaran ya meski tidak murah beberapa saya beli sudah terlanjur datang” ungkap Mutmainah.
Masyarakat terlihat terus berdatangan di lokasi pasar murah yang berdekatan hanya sekitar 200 meter dari Pasar Tradisional Pasuruan tersebut.

——————————————————-
SELASA, 07 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...