Menyambut Lebaran Dengan Bekerja Keras di Sawah

CENDANANEWS (Mataram) — Kalau sebagian ibu-ibu masyarakat pedesaan jelang satu Hari Raya Idhul Fitri menyibukkan diri dengan membuat jajanan khas Lombok, sebagian lain dari warga masyarakat pedesaan yang sehari-harinya bekerja sebagai petani juga nampak tetap terlihat bekerja ke sawah seperti hari biasanya
Ada yang lain dalam pantauan Cendana News tentang para petani di Desa Pengembur, meski perayaan lebaran tinggal satu hari sebagian warga masih nampak disibukkan dengan pekerjaan di sawah, merawat tanaman tembakau maupun tanaman semangka, tidak ada kesibukkan yang terlalu berarti, para petani nampak tetap bekerja seperti hari biasa
Sangat kontras dengan kehidupan masyarakat perkotaan yang sudah sejak memasuki minggu keempat pelaksanaan ibadah puasa ramadhan sudah disibukkan dengan aktivitas berbelanja dan berburu pakaian lebaran
“Tidak ada persiapan khusus menyambut lebaran, lebaran ya kita lebaran, paling nanti malam kita sembelih ayam dan memasak untuk dinaikkan keesokan harinya, Jum’at (17/7) untuk dinaikkan ke masjid” kata Safwan petani tembakau asal Desa Pengembur, Kamis (16/7/2015)
Hamidi, petani tembakau Desa Pengembur mengatakan, bagi warga masyarakat pedesaan seperti kita yang sebagian besar adalah petani, lebih-lebih saat ini sedang tanaman tembakau yang sedang sangat membutuhkan perawatan
“Tidak ada waktu untuk bersantai sekarang ini, karena kalau tidak tekun melakukan perawatan, pertumbuhan tanaman tembakau kita bisa rusak, dan lagi kalau mau berbelanja baju lebaran, uang juga tidak ada, besok kalau sudah panen tembakau baru kita memiliki uang” ungkapnya
——————————————————
Kamis, 16 Juli 2015
Jurnalis : Turmuzi
Foto : Turmuzi
Editor : Gani Khair
——————————————————
Lihat juga...