Minggu Ketiga Ramadhan, Harga Daging di Sejumlah Pasar Turun

Seorang warga nampak sedang membeli ayam potong di pasar tradisional Kebon Roek Ampenan Kota Mataram
CENDANANEWS (Mataram) – Penurunan harga sejumlah kebutuhan pokok di minggu ketiga ramadhan di pasar tradisional Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak saja terjadi pada kebutuhan bahak pokok seperti cabai, tomat, bawang dan kacang-kacangan. Penurunan harga juga terjadi pada daging dan ayam potong.
Tauhid pedagang daging sapi pasar tradisional Kebon Roek Ampenan Kota Mataram mengatakan, penurunan harga daging sudah terjadi sejak tiga hari lalu sampai sekarang, meski begitu pembeli juga tetap sepi, tidak banyak masyarakat yang datang berbelanja ke pasar, kalaupun ada hanya satu dua orang, makanya kebanyakan kita menganggur.
“Harga daging murah saja seperti sekarang pembeli sepi, apalagi kalau harganya mahal, harga daging sendiri sekarang perkilo hanya 105 ribu, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga sebelumnya yakni 120 ribu rupiah perkilo,” kata Tauhid di Mataram, Senin (6/7/2015).
Penurunan harga juga terjadi pada ayam potong, kalau sebelumnya perkilo 38 ribu sekarang turun menjadi 33 ribu. Penurunan harga tersebut menurut para pedagang disebabkan karena  sepinya para pembeli dan baru akan naik satu minggu sebelum lebaran.
“Harganya kita jual sangat murah sekarang ini, kalau dibandingkan dengah harga sebelumnya dan ini saja kalau ayam potongnya kalau dalam dua hari tidak laku terjual biasanya akan rusak dan terpaksa kita buat jadi abon,” kata salah seorang penjual ayam potong pasar Kebon Roek Ampenan, Budiah.
Berbeda halnya dengan harga ikan segar seperti ikan kakap dan marlin yang justru sejak memasuki bulan puasan ramadhan lalu harganya masih tetap mahal sampai sekarang, dimana harga perkilo adalah 60 ribu rupiah.
——————————————————-
SENIN, 06 Juli 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...