Musim Kemarau tidak Banyak Pengaruhi Petani di Desa Sukopuro

Kebun Tomat
MALANG — Musim kemarau yang melanda beberapa wilayah di Indonesia termasuk Malang rupanya tidak banyak mempengaruhi para petani di Desa Sukopuro Kecamatan Jabung.
Sutikno
Hal ini disampaikan oleh Sutikno (59) salah satu petani Tomat. Dia bersyukur selama musim kemarau para petani di Desa Sukopuro tidak pernah sampai kekurangan air, baik air untuk pertanian maupun air bersih untuk di minum. Meski diakui juga jumlah pasokan air pada musim kemarau berkurang.
“Alhamdulillah di desa ini tidak sampai mengalami kekeringan sehingga saya bisa mengairi tanaman tomat,” ucapnya. 
Menurutnya, untuk mengairi lahannya seluas 600 meter persegi dilakukan seminggu sekali. Dia bersama petani lainnya mendapatkan air dari sumber air coban Jahe. Sedangkan air bersih untuk konsumsi didapat dari sumber air sumber bodo yang juga berada di Kecamatan Jabung.
Namun begitu tidak semua desa di Kecamatan Jabung kebutuhan airnya tercukupi.
“Masih ada beberapa desa di kecamatan Jabung yang mengalami kekeringan,” ujar Sutikno.
Disebutkan pula, didesa Sukopura sendiri kebanyakan petani lebih memilih menanam padi, jagung dan tebu daripada tanaman sayur.
JUMAT, 31 Juli 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Foto            : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...