Musim Panen Tiba, Buah Stroberi Desa Sembalun Jadi Buruan


CENDANANEWS (Lombok Timur) — Musim panen tiba, buah stroberi Desa Sembalun jadi buruan wisatawan maupun warga masyarakat lokal, baik yang hendak secara khusus datang berlibur menikmati keindahan wisata alam pegunungan puncak Sembalun maupun oleh wisatawan yang kebetulan lewat atau hendak melakukan pendakian ke puncak Gunung Rinjani
“Hampir setiap akhir pekan maupun libur panjang, Kebun dan sawah buah straberi milik warga selalu ramai dikunjungi oleh warga maupun wisatawan yang datang dari luar untuk berburu dan memetik secara lansung buah stroberi sambil berlibur menikmati keindahan wisata alam puncak pegunungan sembalun” kata Aminah di Desa Sembalun, Minggu (26/7/2015)
Keramaian Desa Sembalun juga banyak dipenuhi oleh wisatawan yang lewat dan hendak melakukan pendakian ke puncak Gunung Rinjani melalui pintu masuk yang terdapat Desa Sembalun Lawang, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun melalui Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara (KLU)
Aminah, pemilik kebun buah straberi Desa Sembalun Bumbung mengatakan, biasanya kalau sudah musim panen buah straberi tiba, desa sembalun tidak pernah sepi kunjungan warga lokal maupun wisatawan luar yang memang sengaja datang berlibur menikmati wisata alam pegunungan puncak sembalun maupun yang lewat untuk mendaki puncak rinjani
“Kalau sudah musim panen seperti sekarang, kebun dan sawah stroberi warga tidak pernah sepi dan selalu ramai oleh wisatawan, apalagi masa panen sekarang bertepatan dengan libur panjang perayaan lebaran”

Fajar pemilik kebun dan penjual buah stroberi lain mengaku, kalau sudah musim panen tiba, biasanya buah stroberi miliknya di kebun hanya bertahan seminggu, karena habis dibeli wisatawan, baik yang memetik secara lansung dikebun, maupun yang dijual dalam bentuk kemasan
“Bagi wisatawan yang mau memetik sendiri secara lansung buah stroberi di kebun maupun sawah milik warga, satu orang cukup membayar 20 ribu dan biasa makan sepuasnya, tapi kalau yang dijual eceran, harganya berkisar antara 10 sampai 20 ribu, tergantung ukuran plastik
Buah stroberi di Desa sembalun sendiri, kata Fajar hampir setiap tiga kali seminggu dipetik dan setiap musim panen tiba selalu habis oleh warga maupun wisatawan yang datang berlibur
Dari hasil menjual buah straberinya, fajar bersama pemilik kebun dan sawah buah straberi setiap kali panen bisa meraup keuntungan ratusan.
———————————————————-
Minggu, 26 Juli 2015
Jurnalis : Turmuzi
Foto : Turmuzi
Editor : Gani Khair
———————————————————-
Lihat juga...