Orang Utan yang Dilepasliarkan Melahirkan di Hutan Kehje Sewen

CENDANANEWS (Balikpapan) – Induk orang utan betina, Yayang yang dilepasliarkan bersama 10 orang utan ke Hutan Lindung Kehje Sewen, Kec. Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur pada Desember 2013 lalu melahirkan satu anak orang utan pada pekan kemarin.
“Minggu ini tim pemantauan BOS Foundation di Hutan Kehje Sewen, Kec. Muara Wahau, menemukan bahwa Yayang, satu individu OU betina dewasa yang dilepasliarkan Desember 2013, baru saja melahirkan anak,” kata CEO BOS Foundation, Dr. Jamartin Sihite, Sabtu (25/7/2015).
Menurutnya, BOSF masih menunggu hasil pengamatan lebih lanjut dari tim di lapangan mengenai jenis kelamin, serta kondisi kesehatan bayi orang utan tersebut.
“Perlu dipahami bahwa induk OU sangat protektif terhadap anaknya, karena itu pengamatan perlu dilaksanakan dengan hati-hati. Kami berharap pekan mendatang sudah memperoleh info lebih lanjut mengenai kondisi Yayang dan anaknya.”jelasnya.
Pelepasliaran yang dilakukan pada 2013 oleh BOSF menggunakan metode yang berbeda dengan sebelumnya pada 2010 yang juga melakukan sejumlah pelepasliaran termasuk di HL Sungai Wain, Balikpapan, Kaltim dan Gunung Beratus, Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalsel. Namun metodenya belum sekompleks saat ini.
“Saat ini kami melakukan pemantauan pasca pelepasliaran menggunakan alat pemancar mini, dan keberadaan setiap OU dipantau dan dicatat secara seksama,” ujarnya.
——————————————————-
SABTU, 25 Juli 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Foto             : BOSF
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...