Pedagang Musiman Raup Keuntungan Saat Arus Mudik


CENDANANEWS (Lampung) — Arus mudik memasuki H-5 Lebaran sudah terpantau ramai lancar di sepanjang Jalan Lintas Sumatera Provinsi Lampung. Kendaraan berbagai jenis yang berasal dari Pulau Jawa mulai memadati jalan Lintas Sumatera dan Jalan Lintas Timur Sumatera yang berasal dari Pelabuhan Bakauheni menuju ke berbagai kota di Pulau Sumatera.
Beberapa pemudik mengaku menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera menggunakan kapal Roll on Roll Off (Roro) sejak pagi hari dan sampai di Pelabuhan Bakauheni pagi hari. Sebagian besar pemudik menggunakan waktu sampai di Pelabuhan Bakauheni untuk beristirahat di sekitar Pelabuhan Bakauheni.
Saat sore hari menjelang berbuka puasa, menjadi kesempatan bagi para pemudik untuk berbuka di perjalanan. Peluang tersebut dimanfaatkan oleh para pedagang musiman yang menjual makanan dan minuman di sepanjang Jalan Lintas Sumatera.
Dari pantauan Cendana News sebagian besar penjual memajang dagangan dengan meja atau berbagai pajangan yang sudah disiapkan. Salah seorang pedagang musiman, Rahmadi (34) mengungkapkan dirinya bersama isteri sudah biasa menjual makanan dan minuman ringan saat musim arus mudik hingga arus balik.
“Saya sudah biasa menjual makanan dan minuman selama arus mudik dan lumayanlah untuk menambah uang buat lebaran nanti apalagi banyak pemudik yang berhenti di sini,” ungkap Rahmadi kepada Cendana News di Bakauheni Minggu (12/7/2015).
Penjualan barang dagangan selama musim mudik lebaran ini diakuinya mengalami kenaikan dari segi omzet sehingga banyak warga seperti dirinya yang mendadak menjadi pedagang musiman. Ia dan beberapa pedagang musiman tersebut berasal dari beberapa wilayah di Lampung Selatan diantaranya Kecamatan Bakauheni dan Kecamatan Penengahan.
“Kami juga memiliki warung di rumah, tapi selama arus mudik hingga arus balik ini kami lebih fokus berjualan di sini sementara warung di rumah ditutup,”ungkap pedagang lain, Amsori.
Dari pantauan Cendana News sebagian tempat yang digunakan untuk berjualan diantaranya sepanjang kawasan Desa Hatta dan Desa Bakauheni. Selain menjual beberapa makanan ringan para pedagang musiman juga menjajakan beberapa oleh-oleh khas Lampung, diantaranya keripik pisang dan kemplang.
————————————————
Minggu, 12 Juli 2015
Jurnalis : Henk Widi
Foto : Henk Widi
Editor : Gani Khair
————————————————.
Lihat juga...