Pemerintah Dinilai Gagal Tangani Konflik Komunal di Maluku

DR. Abdul Manaf Tubaka
AMBON — Benturan yang kerap terjadi antar kelompok warga di Maluku disebabkan karena kurangnya perhatian pemerintah setempat dan Negara untuk memecahkan permasalahan kesenjangan yang tinggi di antara masyarakat.
“Penyebab gesekan diantaranya, peluang kerja yang sulit. Masyarakat mengalami kekagetan modernitas,”kata Akademisi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon DR. Abdul Manaf Tubaka kepada Cendana News, Jumat (31/7/2015). 
Dia menilai, Negara dalam hal ini gagal menangani dengan baik. Sehingga luka di hati masyarakat yang belum terobati terus menuai kekecewaan. 
“Akhirnya masyarakat menjadi mudah terprovokasi,” pungkasnya.
Ia menyarankan, Negara harus cepat, tepat, dan tanggap dalam menangani masalah konflik komunal di Maluku. salah satunya dengan membuar format sebagai blue print untuk mengantisipasi gesekan di tengah warga.
Selain itu, penegakan hukum harus lebih cepat. Sehingga rasa keadilan di tengah warga yang terlibat bentrok itu cepat diredakan.
JUMAT, 31 Juli 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Foto            : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...