Pemkot Surabaya Prioritaskan pada Proses Pendidikan Anak

CENDANANEWS (Surabaya) – Pendidikan di Surabaya tidak lagi ditekankan pada nilai akademis semata, tetapi pada tingkat kreatifitas dan multitalenta siswa. Walikota Surabaya, Tri Risma Harini mengungkapkan tiga poin yang ia tekankan untuk kemajuan pendidikan siswa.
Pertama merancang pendidikan tidak didasarkan pada hasil akhir tetapi pada prosesnya.
“Saya pernah bilang ke kepala sekolah, jika ada siswa yang nilainya jelek maka yang patut disalahkan kepala sekolah,” jelasnya saat ditemui CND, Jumat (24/7).
Ia mengkonsep pendidikan di Surabaya tidak hanya dilihat hasil akhirnya, tetapi juga prosesnya. Ia menginginkan SDM yang ada tidak hanya mampu bersaing dengan Indonesia tetapi juga SDM luar negeri.
Kedua, pendidikan mengenai menjaga hubungan dan membangun relasi dengan teman sebaya. Biasanya anak-anak kalangan atas sulit berkomunikasi dan mejaga relasi dengan anak-anak kalangan bawah.
“Kami mencampur anak-anak kaya dengan anak-anak miskin, agar anak-anak kaya itu belajar mengenai berbagi dan ada pengalaman tentang perbedaan,” ujarnya.
Ketiga, anak-anak diajak berpikir kreatif agar mereka terus berpikir tentang ide-ide baru.
Dan selain itu, yang jadi perhatian juga yakni masalah kesehatan anak-anak. Kebersihan dan kesehatan menjadi poin penting agar anak-anak bisa berkonsentrasi lebih baik.
“Kami mengajarkan betapa bahayanya membuang sampah sembarangan dan pentingnya mencuci tangan,” Tukasnya.
Pendidikan ini sudah dijalankan oleh pemerintah Surabaya agar tingkat keberhasilan SDM Surabaya lebih baik dari tahun-tahun kemarin.
“Untuk meningkatkan kreatifitas, kami juga akan mengundang pelatih-pelatih handal dalam berolahraga, agar anak-anak bisa mengasah kemampuan motoriknya,” tutupnya.
——————————————————-
JUMAT, 24 Juli 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...