Pemprov Jatim Pastikan tidak ada Kenaikkan Tarif Angkutan Lebaran

CENDANANEWS (Surabaya) – Pemerintah provinsi Jawa Timur memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan lebaran karena telah mengeluarkan aturan tarif bus sejak 22 Juni lalu.
Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Jawa Timur, Wahid Wahyudi mengatakan, sesuai aturan, tarif Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) adalah Rp 169 rupiah perkilometer untuk setiap penumpang. Sedangkan untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) bertarif Rp 165 rupiah perkilometer untuk setiap penumpang.
Pemberitahuan penetapan tarif telah dilakukan. Khusus untuk angkutan lebaran, Dinas Perhubungan meminta kepada seluruh perusahaan otobus untuk menempelkan nominal tarif sesuai jarak tempuh.
“Untuk bus jurusan Surabaya – Malang misalnya, tarif yang harus ditempelkan dan tertera di kaca depan adalah Rp. 14.500 per penumpang,” jelasnya saat ditemui di Surabaya, Jum’at (3/7/2015).
Dinas Perhubungan membuka posko pengaduan terkait angkutan lebaran 2015. Masyarakat bisa melaporkan via sms/telepon ke nomor 081230320700 jika ada bus yang menaikkan tarif selama lebaran.
Wahid menjelaskan, pihaknya akan memberikan sanksi bagi awak bus yang menaikkan tarif selama angkutan lebaran 2015.
“Sanksi yang diberikan mulai dari teguran hingga pencabutan trayek,” tegasnya.
——————————————————-
JUMAT, 03 Juli 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...