Pesta Sekolah, Budaya Manggarai dalam Mendukung Kegiatan Pendidikan


CENDANANEWS (Flores) – Banyak ragam acara pesta barangkali tak asing lagi bagi warga masyarakat di pelbagai komunitas sosial di seluruh dunia. Akan tetapi, acara pesta yang satu ini kiranya hanya ada dalam komunitas sosial pada tiga kabupaten bernama Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur di Flores, NTT.
Di tiga kabupaten tersebut di atas, warga masyarakat memiliki kebiasaan menyelenggarakan sebuah pesta yang populer disebut Pesta Sekolah. Belum diketahui secara pasti asal-usul munculnya kebiasaan ini. Namun, Pesta Sekolah memiliki tujuan yang sangat mulia bagi dunia pendidikan.
Sepintas lalu, Pesta Sekolah memang terkesan nihil makna penting atau malah dianggap cuma eforia semata. Tetapi sebenarnya tidak demikian! “Tegi Campe Agu Momang (Mohon Bantuan dan Belaskasih)”, demikian tema besar yang selalu muncul di pelbagai surat undangan pesta tersebut.
Namun, ke mana pula arah semua ‘bantuan dan kasih’ tersebut? Jawabanya bisa kita telusuri pada bagian isi surat undangan. Misi Pesta Sekolah ternyata luar biasa bermakna bagi dunia pendidikan!
Pesta Sekolah merupakan kebiasaan sarat makna dalam komunitas sosial orang Manggarai.
“Dalam rangka melanjutkan studi dari Anak/Adik/Cucu kita tercinta, Venan, ke Perguruan Tinggi, maka kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menghadiri acara Pengumpulan Dana yang akan dilaksanakan pada ……,” tulis dalam sebuah surat Undangan Pesta Sekolah di Jaong, Kamis (09/07/2015).
Pantauan CND, acara Pesta Sekolah ini dihadiri oleh sangat banyak orang. Tuan pesta lantas menyambut para tamu undangan dengan ritus Tuak Kapu (‘Tuak’ – minuman dari hasil sadapan pohon Enau; dan ‘Kapu’ yang berarti memangku). 
“Tuak Kapu mengungkapkan penghargaan dan terima kasih Tuan Pesta terhadap kehadiran tamu undangan,” jelas Rafael Jerubu, pembawa Tuak Kapu.
Pesta Sekolah bertujuan untuk meringankan beban seseorang yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 
“Melalui acara ini, yang bersangkutan memproklamirkan diri sebagai calon mahasiswa, tetapi sekaligus juga mengungkapkan kesediaan untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan masyarakat yang diwakili tamu undangan,” terang pembawa acara.
——————————————————-
JUMAT, 10 Juli 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Fotografer : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...