Petani di Satarmese Kabupaten Manggarai Alami Defisi Air

Lokasi Persawahan Lingko Ngkuleng
CENDANANEWS (Flores) – Areal persawahan di Lingko Ngkuleng Desa Jaong, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT belum bisa dikelolah secara maksimal karena masih mengalami defisit air.
Seperti disebutkan salah seorang petani sawah di daerah tersebut, Sebastianus Babut, Jumat (10/07/2015). 
“Kita di sawah Ngkuleng tidak bisa bekerja lagi. Sebelumnya masih sempat ramai-ramai kerja. Sekarang ada yang masih kerja, tapi cuma satu-dua orang,” ungkapnya mengeluh.
Mantan Kepala SD Katolik Jaong ini mengakui, tidak dikelolah maksimalnya sawah di Lingko Ngkuleng memiliki kendala utama pada debit air irigasi yang terlampau kecil.
Seorang petani sawah lain di wilayah tersebut, Frans Nggangge sebelumnya juga mengungkapkan keluhan yang sama. Sawah Ngkuleng, kata dia, belum memiliki sumber air irigasi tersendiri.
Pantauan CND, area sawah Lingko Ngkuleng memang masih satu jaringan irigasi dengan persawahan Lingko Jaong. Persisnya, tidak ada program irigasi baru untuk daerah persawahan yang baru dibuka tahun 2011 tersebut. 
“Padahal area sawah Ngkuleng itu proyek daerah melalui Dinas Pertanian,” ungkap Sebastianus.
Sementara itu, Klemens Jehadut, seorang petani sawah di Lingko Jaong mengakui, tidak mengerti tindakan pemerintah membuka area persawahan Lingko Ngkuleng tanpa jaringan irigasi tersendiri.
“Kita yang di sebelah Rumah Gendang saja, masih susah air. Sekarang dipakai lagi untuk sawah Ngkuleng,” ungkapnya kecewa dalam bahasa Manggarai.
——————————————————-
JUMAT, 10 Juli 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Fotografer : Fonsi Econg
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...