Petani Ngkuleng Satarmese Minta Pemerintah Bangun Irigasi Khusus

Ilustasi Kekeringan
CENDANANEWS (Flores) – Petani mengharapkan pemerintah dapat memberikan solusi untuk permasalah pengairan di areal persawahan Lingko Ngkuleng, Desa Jaong, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT. Karena selama ini hal tersebut menjadi permasalahan yang berulang yang dihadapi petani.
Lokasi yang merupakan lahan proyek Pemerintah Propinsi NTT sangat membutuhkan saluran irigasi khusus dan diharapkan ada perhatian khusus untuk mengatasi permasalahannya.
“Pemerintah mesti perhatikan pula saluran irigasinya secara serius,” ungkap salah satu petani, Sebastianus Babut di daerah setempat, Sabtu (25/07/2015).
Yang terjadi di Ngkuleng, kata Sebastianus, adalah lahan sawah dibuka tanpa disertai saluran irigasi khusus. Hal ini menyebabkan debit air yang mengalir ke hamparan Ngkuleng tidak mampu mengairi seluruh lahan para petani di area tersebut. 
“Pada musim tanam kali ini, kami tidak bisa mengelolah sawah lagi,”sebutnya.
Hal yang sama juga disampaikan Frans Nggangge. Dirinya mengakui mengalami kerugian besar dengan dibukanya lahan sawah di Ngkuleng. 
“Jadi percuma buka lahan jika air tidak ada. Memang sangat baik program buka lahan sawah di sana kalau ada saluran air khusus,” katanya.
Pantauan CND, pasokan air untuk lahan sawah Ngkuleng masih bersumber dari saluran irigasi Lingko Jaong yang terletak di belakang Mbaru Gendang kampung Jaong. Padahal para petani di hamparan ini sebenarnya juga masih mengalami kekurangan air.
Seorang petani Mbaru Gendang, Klemens Jehadut juga menyebutkan, dalam situasi normal dirinya masih kekurangan air. Dan saat ini ditambah lagi membagi air dengan sawah Lingko Ngkuleng.
“Sudah sejak dulu, kami yang punya sawah di sebelah Mbaru Gendang saja selalu alami kekurangan air. Sekarang diambil lagi sebagian air yang ada untuk di Ngkuleng. Nanti lama-lama, kita bisa tutup paksa yang ke Ngkuleng.  ‘Kan bukan jatah untuk Ngkuleng,” katanya kecewa.
——————————————————-
SABTU, 25 Juli 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Foto             : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...