PKL Stasiun Gambir Keluhkan Tindakan Pemerintah DKI

CENDANANEWS (Jakarta) – Pedagang Kaki Lima Gambir Nekat Berjualan dipinggir Pagar pembatas. Sekalipun mereka telah diusir oleh pihah Stasiun karena tidak diperbolehkan berjualan di dalam.
“Dagangan kami dilempar oleh pihak petugas atas perintah kepala stasiun, makanan, minuman jualan kami diinjak injak,”kata salah satu pedagang, Yeni Pangabean saat ditemui CendanaNews, di Stasiun Gambir, Sabtu (11/07/2015).
Disebutkan, sudah dua bulan PKL berjualan seperti itu. Mereka mengaku sering diusir sehingga sulit mendapatakan keuntungan.

“Tidak ada keuntungun, anak kami mau makan apa, apalagi ini sudah mau lebaran idul Fitri,”katanya.

Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk kekecewaan  PKL terhadap kebijakan pemerintah DKI Jakarta. Seperti diketahui pada juni lalu, ratusan Satpol PP bentrok dengan beberapa PKL Pintu Gambir, namun dipelintir sejumlah media dengan menuduh PKL mencelurit Satpol PP, yang sama sekali tidak benar.
“Itu tidak benar, bohong. Kita bawa dagangan saja susah susah, apalagi Bawa Clurit,” tegas Yeni
Mereka berharap Pemrov DKI bisa menata dan memperdayakan, bukan digusur dan diusir semena-mena. Pedagang Kaki Lima ini juga rakyat dan warga Negara RI yang mencari makan dan penuhi kebutuhan hidup.
“Pemerintah tidak adil, kami ingin keadilan dari pemimpin, kita pilih dia malah kita kayak gini,” ucapnya.
——————————————————-
SABTU, 11 Juli 2015
Jurnalis       : Adista Pattisahusiwa
Fotografer : Adista Pattisahusiwa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...