Polisi Amankan Sopir Bus yang Kedapatan Konsumsi Narkoba

CENDANANEWS (Lampung) – Arus balik di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung diwarnai insiden penangkapan pengguna narkoba. Aksi tersebut bahkan sempat mengagetkan para pemudik lain.
Akibatnya petugas sat narkoba Polres Lampung Selatan terpaksa melepaskan tiga kali tembakan peringatan ke udara. Aksi tersebut dilakukan saat “HH” (49), warga Medan Tuntungan Kota Medan yang diduga menggunakan narkoba sempat hendak melarikan diri.
Laki laki yang bekerja sebagai sebagai sopir bus itu pun akhirnya berhasil diamankan. Dan dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu paket kecil narkoba jenis ganja kering siap pakai.
Penangkapan terhadap “HH” bersamaan dengan operasi Ketupat Krakatau 2015 tersebut bermula saat petugas melakukan pemeriksaan rutin di sea port interdiction pelabuhan Bakauheni pada Selasa (21/7/2015) sekitar pukul 01.00 wib dini hari.
Saat melakukan pemeriksaan terhadap salah satu bus Jurusan Banda Aceh-Jakarta. Saat itu “HH” yang juga menjadi salah satu sopir sedang istirahat di kursi belakang.
Melihat petugas, “HH” yang membawa satu paket kecil ganja kering siap pakai berusaha melarikan diri lewat pintu belakang. Ia pun langsung dikejar oleh petugas. Bahkan petugas sempat melepaskan tembakan peringatan.
“HH” pun berhasil ditangkap petugas tepat di pintu masuk pelabuhan Bakauheni untuk jalur lokal. Ia pun langsung dibawa ke pos sea port interdiction. Sementara bus Putra Pelangi Perkasa diamankan.
Berdasarkan penuturan ia baru pertama kali menggunakan ganja. Ia menggunakan barang haram tersebut hanya untuk menjaga staminanya agar tetap fit saat membawa kendaraan.
Sementara itu Apandi, salah seorang penumpang mengaku kaget dengan diamankannya salah seorang sopir bus karena kedapatan membawa paket ganja. Ia pun mengaku kecewa. Karena perjalanannya hendak kembali ke Rawa Mangun terhambat.
“Awalnya kami bingung sebab saat tiba di Rajabasa sopir bus berganti. Tiba-tiba saja salah satu sopir bus diamankan petugas,” jelasnya.
Ia berharap awak bus bisa bertanggungjawab dengan memberikan konvensasi bagi penumpang untuk dapat melanjutkan perjalannya. Sebab jika harus menunggu bus pengganti tentu akan lama. Sementara ia sudah harus masuk kerja.
Sementara itu Kasat narkoba Polres Lampung Selatan Iptu M. Robby Syahferry mengatakan tersangka mendapatkan narkoba jenis ganja dari Medan. Tersangka merupakan pemakai. Dan sejauh ini, hanya tersangka yang terkait dengan kasus penyalahgunaan narkoba jenis ganja.
“Saat ini tersangka masih terus diperiksa. Sedangkan untuk bus sudah kita persilahkan untuk melanjutkan perjalanan. Sebab kasihan penumpang jadi terlantar. Sebab kasus penyalahgunaan hanya terkait dengan tersangka,” terangnya.
Akibat terbukti menkinsumsi narkoba tersangka Hendrik akan dijerat dengan pasal 111 dan pasal 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

——————————————————-
SELASA, 21 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...