Polres Lamsel Bantu Wanita yang Kehabisan Ongkos di Bakauheni

CENDANANEWS (Lampung) – Pemudik wanita asal Karawang Jawa Barat menangis tersedu sedu di pintu keluar dermaga Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung. Wanita berusia 23 tahun bernama Mayasari tersebut membawa seorang anak laki laki yang dituntunnnya berusia 6 tahun serta seorang anak perempuan berusia 3 bulan yang digendongnya.
Anggota Polres Lampung Selatan yang melakukan tugas pengamanan dan pelayanan di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan segera membawa wanita tersebut ke pos pelayanan operasi Ketupat Krakatau 2015. Sang bayi yang sempat menangis akibat perjalanan jauh dengan menggunakan bus dari Karawang hingga Pelabuhan Merak kemudian dilanjutkan perjalanan menggunakan kapal laut akhirnya digendong oleh polwan.
“Tadi sempat menangis kemudian saya gendong dan kami membelikan susu formula karena sang ibu sudah kehabisan uang untuk membeli susu formula,”ungkap Bripda Refi saat diwawancarai media CND di pos pelayanan Pelabuhan Bakauheni Kamis (23/7/2015).
Saat menuturkan kepada anggota polisi, Mayasari mengungkapkan berangkat dari Karawang untuk mudik ke kampung halamannya di Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Namun sebelum berangkat ke Lampung ia mengaku sudah ditinggalkan sang suami yang juga membawa anak pertamanya berusia 9 tahun.
Berbekal ongkos untuk naik kendaraan hingga ke Merak, Mayasari sampai di pelabuhan Bakauheni hingga akhirnya beristirahat di pos pelayanan Polres Lampung Selatan yang ada di Bakauheni. 
Kapolres Lampung Selatan AKBP Hengki Sik, mengungkapkan dalam arus mudik dan arus balik melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan anggota polisi ikut mengerahkan anggota polwan. Anggota Polwan tersebut bertugas untuk membantu pemudik wanita dan anak anak yang membutuhkan pertolongan saat arus mudik di pelabuhan Bakauheni.
Hengki juga mengungkapkan disamping memberikan kelancaran arus mudik di jalan anggota polisi juga memberikan keamanan bagi para pemudik pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni. Selain itu polisi juga berusaha menciptakan rasa aman agar terbebas dari adanya kejahatan dari orang tak bertanggungjawab.
“Langkah lain yang kami lakukan dengan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang benar benar membutuhkan pertolongan seperti kejadian hari ini ada ibu yang kehabisan ongkos dan kita antar ke tujuan,”ujar Hengki.
Hengki mengaku pelayanan keamanan selama angkutan arus mudik dan arus balik bekerjasama dengan instansi terkait bahkan jika ada pemudik yang mebutuhkan penananganan kesehatan diantaranya pemudik yang pingsan segera dibawa ke posko kesehatan oleh anggota polisi untuk mendapat pertolongan medis.
Setelah beristirahat, Mayasari bersama dua anaknya akhirnya oleh anggota Polres Lampung Selatan dicarikan kendaraan travel dengan tujuan ke Kotagung. Bayi berumur tiga bulan pun tetap digendong oleh polwan hingga naik ke travel. Selain dibekali ongkos oleh Kapolres Lampung Selatan, sang bayi pun dibelikan sekotak susu formula untuk sang anak yang masih dalam gendongan tersebut.

——————————————————-
KAMIS, 23 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...