Pramuka Tawarkan Jasa Porter Gratis Bagi Pemudik di Bakauheni

CENDANANEWS (Lampung) – Arus pemudik pejalan kaki di Pelabuhan Bakauheni pada H-4 Lebaran 1436 Hijriyah terus berdatangan. Ratusan pemudik pejalan kaki tersebut beberapa diantaranya membawa barang barang cukup banyak setelah tiba di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan Provinsi Lampung dari Pelabuhan Merak Banten. Barang bawaan milik para pemudik tersebut menjadi berkah bagi para kuli angkut yang ada di Pelabuhan dengan menawarkan jasa mengangkut dan memperoleh imbalan.
Para porter atau kuli angkut yang berada di Pelabuhan Bakauheni pun meraup keuntungan cukup besar karena banyaknya pemudik yang terus berdatangan di Pelabuhan Bakauheni. Puluhan bahkan ratusan ribu bahkan diperoleh dari jasa mengangkut barang dari kapal hingga ke terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni.
Keberadaan kuli angkut tersebut pun tak terganggu dengan adanya puluhan anggota Pramuka dari beberapa sekolah menengah di Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan. Dari pantauan media CND, puluhan anggota Pramuka terlihat ikut menawarkan jasa mengangkut barang milik para pemudik tersebut tanpa diberi imbalan.
“Kami berasal dari beberapa sekolah di sekitar Bakauheni dan setiap tahunnya menjadi sukarelawan untuk pemudik dengan mengarahkan ke kapal, ke pintu keluar dan bahkan menjadi porter untuk mengangkut barang,”ujar Winda kepada media CND di gangway dermaga 3 Pelabuhan Bakauheni Senin (13/7/2015).
Jasa mengangkut barang yang ditawarkan anggota Pramuka tersebut tidak serta merta diterima oleh para pemudik karena pemudik memilih mengangkut sendiri barang bawaanya. Sementara itu anggota pramuka lain, Sony mengaku melihat kondisi pemudik yang membawa barang.
“Jika terlihat kerepotan membawa barang kami tak segan menawarkan diri untuk membawakan hingga ke terminal kedatangan pelabuhan,”ujar Sony.
Keberadaan pramuka yang menawarkan jasa porter tersebut disambut baik oleh pemudik yang membawa barang bawaan cukup banyak. Salah satu pemudik Jhony, yang membawa koper dan barang bawaan cukup banyak mengaku terbantu dengan keberadaan porter gratis tersebut.
“Saya senang dan karena mereka menawarkan diri ya saya biarkan saja, karena tak mengharapkan imbalan juga,” ujar Jhony.
Puluhan anggota pramuka tersebut tersebar di beberapa titik diantaranya pintu masuk loket pembelian tiket, gangway, serta titik titik tertentu. 

——————————————————-
MINGGU, 12 Juli 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...