Puluhan Pekerja Anak Dapat Bantuan Sekolah Gratis

Puluhan pekerja anak dari keluarga tidak mampu saat didata untuk menerima bantuan perlengkapan sekolah dari Disosnakertrans Kota Mataram

CENDANANEWS (Mataram) – Selain memberikan bantuan kepada petugas kebersihan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Bazda) Kota Mataram, Pemerintah Kota Mataram (Pemkot) Mataram juga memberikan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan sekolah gratis kepada 90 pekerja anak di Kota Mataram.
Budi Rodiansyah (14) salah satu pekerja anak asal Ampenan yang sebelumnya sehari-hari bekerja sebagai tukang cuci motor mengaku senang bisa dapat bantuan sekolah gratis beserta pelengkapan sekolah lainnya, dengan begitu dia bisa melanjutkan sekolahnya dengan tenang di SMP 3 Mataram, tanpa harus bekerja lagi menjadi tukang cuci motor.
“Lega sekali rasanya bisa dapat bantuan sekolah gratis seperti sekarang, terutama ibu saya tidak harus pusing dan pontang panting bekerja untuk membayar sekolah saya setipa bulannya, saya juga ada waktu bermain dan tidak harus bekerja setiap hari menjadi tukang cuci motor milik tetangga,” kata Budi di Mataram, Kamis (9/7/2015).
Oki Maulana pekerja anak yang biasa mangkal jadi buruh panggul di Pasar Kebon Roek Ampenan mengatakan sangat senang dapat bantuan sekolah secara gratis, termasuk perlengkapan sekolah dari pemerintah sehingga tidak perlu lagi setiap hari ke pasar cari uang menjadi buruh dan bisa konsentrasi sekolah dan belajar.
Terpisah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kota Mataram, Ahsanul Khalik mengatakan, ke-90 pekerja anak yang mendapat bantuan sekolah gratis tersebut merupakan anak dengan latar belakang pekerjaan beragam.
“Semua anak-anak tersebut murni merupakan pekerja anak dari masyarakat tidak mampu yang tersebar di seluruh wilayah Kota Mataram, dengan latar pekerjaan beragam, ada yang jadi pekerja buruh bangunan , kuli pinggul di pasar, tukang cuci motor dan beberapa pekerjaan lain” kata Khalik.
Lebih lanjut Ahsanul Khalik menambahkan program pengurangan pekerja anak oleh Disosnakertrans sekarang merupakan program yang pertama dilaksanakan di Kota Mataram yang merupakan bantuan dari Kementerian sosial RI dan akan diberikan secara bertahap.
Ditambahkan Khalik, untuk memastikan program pengurangan pekerja anak tersebut, semua anak-anak akan didampingi para pendamping yang direkrut secara profesional dari kalangan masyarakat dan aktivis peduli anak, sehingga anak yang direkrut sekarang juga memang betul-betul dari keluarga tidak mampu, dan ketika ada konflin dari sekolah akan cepat ditangani.
“Selain mendapatkan bantuan sekolah gratis beserta perlengkapannya, masing-masing anak juga akan mendampatkan uang tabungan senilai satu juta rupiah setiap bulannya dan akan diawasi lansung para pendamping,”katanya.
——————————————————-
KAMIS, 09 Juli 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...