Ratusan Hektar Tanaman Padi di NTB Terancan Gagal Panen

CENDANANEWS (Mataram) – Kekeringan yang melanda sepuluh Kabupaten Kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak saja berdampak terhadap kesulitan warga masyarakat mendapatkan air bersih untuk kebutuhan Makan Mencuci dan Kakus (MCK), tapi juga telah berdampak terhadap ratusan hektar tanaman padi petani di NTB.
“Kekeringan musim kemarau tahun ini berpotensi menyebabkan ratusan tanaman padi masyarakat NTB, khususnya di daerah yang selama ini menjadi langganan kekeringan terancam gagal panen, karena tidak mendapatkan pengairan yang cukup,” kata Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian NTB, Budi Subagyo di Mataram, Jum’at (3/7/2015).
Dikatakannya, ini baru data sementara yang masuk dan kami terima dari Kabupaten Kota, tidak tau bagaimana satua dua minggu kedepan, tidak menutup kemungkinan akan bertambah lebih luas, terutama di Kabupaten Kota yang selama ini menjadi langganan kekeringan.
Budi mengatakan, data sementara lahan pertanian yang terancam gagal panen sampai bulan Juni antara lain 650 hektar are, dengan rincian Kecamatan Moyo utara, Kabupaten Sumbawa seluas 62 hektare, Kecamatan Dompu, Pajo dan Woja Kabupaten Dompu seluas 523 sisanya terdapat di Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.
“Kekeringan tersebut terjadi karena selain karena kekurangan air, petani juga jarang mau mengikuti kalender musim tanaman pertanian yang sudah disosialisasikan Dinas Pertanian, musim kemarau yang seharusnya sawah terutama sawah tadah hujan yang seharusnya ditanami palawija, malah menanam padi,” terangnya.
——————————————————-
JUMAT, 03 Juli 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : CND
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...