REI Balikpapan Prioritaskan Rumah Kelas Menengah dan Bawah

Pembangunan Perumahan di Balikpapan [Foto: Ferry cahyanti]
BALIKPAPAN — Menurunnya permintaan perumahan mewah, developer yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kalimantan Timur lebih memprioritaskan pembangunan perumahan kelas menegah dan bawah.
Prioritas tersebut antisipasi dari lemahnya daya beli masyarakat dan belum membaiknya bisnis pertambangan batu bara yang menjadi sektor industri favorit Kaltim.
Sekretaris Umum DPD REI Kaltim, Bagus Susetyo menyebutkan, kondise perekonomian yang belum stabil menjadikan rumah kelas menengah bawah seharga Rp200-300 juta dan kelas bawah seharga di bawah Rp200 juta lebih menjadi pilihan oleh pembeli maupun developer. 
“Mereka yang membeli karena membutuhkan tempat tinggal,” kata Bagus Susetyo, di Balikpapan, Selasa (28/7/2015).
Sedangkan untuk rumah menengah ke atas dan kelas mewah pada umumnya dibeli dengan tujuan investasi. Selain itu, tren penjualan rumah mengalami penurunan sejak kuartal IV tahun 2014. Bahkan di kuartal pertama tahun ini penurunan sangat terlihat. 
“Penurunannya progresif, klimaksnya terjadi pada kuartal pertama tahun ini sudah stagnan sampai dengan saat  ini,” ungkapnya. Sekretaris Umum DPD REI Kaltim 
Melihat keadaan tersebut, REI Balikpapan lebih menitikberatkan dan berpartisipasi dalam program sejuta rumah murah, dengan target pembangunan 2.500 unit rumah.(Ferry cahyanti)
Lihat juga...